Bidik Wisatawan India, Kemenpar Promosikan Kepri di SATTE 2019

Penulis: Retno Hemawati Pada: Senin, 21 Jan 2019, 20:33 WIB Weekend
Bidik Wisatawan India, Kemenpar Promosikan Kepri di SATTE 2019

ANTARA FOTO/Ismar Patrizki
EKOWISATA HUTAN BAKAU BINTAN: Seekor ular belang (Bungarus fasciatus) berada di dahan pohon di kawasan hutan bakau Sungai Sebong, Lagoi, Pulau Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (27/4/2018). Hutan bakau di sepanjang 6,8 kilometer aliran Sungai Sebong itu merupa

Pekan lalu, South Asia Tourism and Travel Expo (SATTE) 2019 berlangsung di India Expo Mart, Greater Noida, New Delhi, India. Indonesia pun tidak ingin ketinggalan momentum tersebut dengan mengirimkan delegasi ke pameran itu. Kali ini, Indonesia fokus mempromosikan destinasi wisata di wilayah Kepulauan Riau.

Menurut Deputi Menteri Pariwisata Pemasaran II Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, pemilihan dua destinasi tersebut merupakan bagian dari taktik Indonesia menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pelintas batas (cross border), khususnya dari Singapura dan Malaysia. Program promosi terpadu itu diwujudkan dalam promo hot deals. Para wisman akan diberikan harga khusus untuk ke Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang.

"Ini adalah strategi yang digagas oleh Menteri Pariwisata agar angka kunjungan semakin banyak dan agar pariwisata di perbatasan tetap tumbuh. Kami memberikan paket diskon besar, SG$33 sudah bisa mendapatkan layanan feri, spa, juga makan siang," katanya kepada Media Indonesia usai pembukaan acara expo tersebut, Rabu (16/1)

Promosi intensif atas kawasan perbatasan itu juga lantaran Kemenpar juga melihat adanya idle capacity saat weekdays. Nia menambahkan, okupansi rendah saat weekdays sangat tidak efisien. "Hotel, spa, feri, itu kan tetap butuh biaya operasinal, lebih baik dapat keuntungan margin sedikit tapi volumenya banyak, itu yang diajarkan Menpar," katanya.

Terkait India, dia menambahkan, selama ini setidaknya ada 1,2 juta wisawatan India ke Singapura. Dari jumlah itu, terdata 530 ribu wisatawan tersebut kemudian menuju ke Indonesia.

Wisatawan India, menurut Nia, tertarik dengan Indonesia, terutama Bali. Sebanyak 40% wisatawan India berdatangan ke Bali untuk alasan pesta pernikahan dan bulan madu. Mereka menghabiskan waktu setidaknya sepekan.

Dalam expo yang berlangsung hingga Jumat (18/1) itu, Indonesia mendapatkan kesempatan khusus menjadi Feature Destination. Kesempatan ini menjadikan apa yang disuguhkan Indonesia dalam SATTE, semakin mudah dilihat dan mendapatkan banyak kesempatan promosi. Indonesia pun mendapatkan gerai pameran yang luas di area terdepan sehingga mudah diakses pengunjung yang terutama merupakan buyers.

SATTE yang digelar di area seluas 25 ribu meter persegi tersebut memang merupakan ajang buyers dan juga lembaga pemerintah untuk bertemu. "Kegiatan layaknya SATTE akan memberikan dampak kunjungan miliaran di seluruh dunia," kata Eunji Tae, dari World Tourism Organization.

Pada penyelenggaraan ke-25 SATTE pada 2018, setidaknya terdapat 31 ribu pengunjung yang hadir. Mereka hadir dari 80 kota di India dan mengunjungi 50 booth dari seluruh negara. (Eno/M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More