Kamis 17 Januari 2019, 22:51 WIB

Jokowi : Banyak Aparat Hukum Dari Partai Bekerja Dengan Baik

Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum
Jokowi : Banyak Aparat Hukum Dari Partai Bekerja Dengan Baik

mi/RAMDANI

 

CALON presiden nomor urut 02 Joko Widodo tak sepakat bila kementerian maupun lembaga hukum lemah bila dipimpin kader partai politik.

Ia membantah tegas omongan Prabowo Subianto yang menyebut penegakan hukum hanya untuk orang kuat.

Jokowi  menegaskan siapa pun tak boleh mendiskriminasi jabatan harus diberikan kepada orang partai atau profesional. Banyak aparat hukum yang berasal dari partai sangat baik dan legendaris dalam memimpin.

"Baharuddin Lopa (Jaksa Agung 2001) dari PPP bisa memimpin Kejaksaan Agung dengan baik. Kenapa dibedakan partai dan non-partai," tegas Jokowi dalam debat perdana Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, (17/1)

Terpenting, terang dia, pemberian jabatan berdasarkan rekrutmen yang transparan dan mengacu integritas serta kapasitas. Benturan kepentingan diyakini tak terjadi bila proses itu berjalan di jalurnya.

Baca juga : Prabowo Joget dan Dipijit Saat Debat Perdana

Jokowi-Ma'ruf  juga memastikan hukum tak akan tebang pilih. Hukum harus bisa memberikan rasa tentram dan kepada seluruh rakyat Indonesia. Calon petahana pun menjamin kepastian hukum di Indonesia. Hal itu penting karena menyangkut banyak aspek, termasuk iklim investasi.

Ia memastikan merevisi undang-undang yang menghambat berkembangnya usaha kecil, dan menengah. Termasuk aturan yang tak pro-investasi.

"Hukum harus bisa memberi kepastian kepada investasi dan pengusaha," tegas dia.

Penegakan hukum tak tebang pilih bisa dilihat dari banyaknya aparat yang ditangkap karena bermain-main dengan hukum. Tak sedikit hakim maupun perangkat pengadilan ditangkap dalam kasus suap, korupsi, dan gratifikasi.

Namun, tak bisa dipungkiri bila banyak kasus hukum atas laporan masyarakat yang kurang mendapat respons aparat. Laporan yang masuk kebanyakan tak cepat ditindaklanjuti. (Medcom.id/OL-8)

Baca Juga

MI/Susanto

DPR tidak Boleh Paksakan Membuka Masa Sidang

👤Pro/I-1 🕔Minggu 29 Maret 2020, 07:05 WIB
Fungsi DPR harus terus berjalan meski dalam kondisi darurat pandemi...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Tanggap Darurat DKI Sampai 19 April 2020

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 29 Maret 2020, 06:40 WIB
Fraksi NasDem di DPRD DKI berharap Gubernur Anies sejalan dengan pemerintah pusat yang mencanangkan tanggap darurat hingga 29...
Dok Antara

170 Ribu APD Didistribusikan

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 29 Maret 2020, 06:35 WIB
Selain mengimpor alat pelindung diri dan ventilator, pemerintah juga mendorong industri dalam negeri untuk memproduksi kedua alat kesehatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya