Kamis 17 Januari 2019, 22:45 WIB

Jokowi Akan Revisi Aturan Yang Hambat Investasi dan Perkembangan UKM

Nurjiyanto | Politik dan Hukum
Jokowi Akan Revisi Aturan Yang Hambat Investasi dan Perkembangan UKM

MI/RAMDANI

 

PASANGAN calon Presdein-Wakil Presdien nomor urut 01 Joko Widodo mengatakani dirinya akan melakukan revisi terhadap aturan perundang-undangan yang dirasa menghambat berkembangnya UKM dan investasi

"Saya lakukan revisi UU yang hambat berkembangnya UKM kita. Kita akan revisi banyak UU yang tidak pro pada investasi. Kita akan perbaiki aparat-parat yang tidak berikan pengayoman dan perlindungan pada rakyat," kata Jokowi dalamdebat perdana Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Kamis (17/1) malam.

"Menurut saya hukum bagaimana negara bisa lindungi rakyat dan berikan kepastian investasi dan dunia usaha. Hukum tidak tebang pilih dan berikan rasa nyaman pada seluruh rakyat Indonesia," tambahnya.

Baca juga : Pengamat Sebut Ma'ruf Mampu Uraikan Penanganan Terorisme

Sementara Ma'ruf Amin yang merupakan pasangan cawapres dari Jokowi menuturkan kedepan pihaknya akan melanjutkan reformasi hukum dan penataan regulasi untuk menghilangkan adanya tumpang tindih regulasi.

"Lanjutkan reformasi hukum tetap. Penataan regulasi. Hilangkan yg tumpang tindih dan buat rehulasi yg berkualitas dan untungkan rakyat danaman berikan peluang investasi dan UKM," ungkapnya. (OL-8)

Baca Juga

MI/Lina Herliina

Kapolri Instruksikan Cegah Permainan Harga Pangan Saat Pandemi

👤Antara 🕔Senin 06 April 2020, 07:15 WIB
Beberapa jenis pelanggaran atau kejahatan yang mungkin terjadi yaitu permainan harga dan penimbunan barang serta adanya pihak yang...
MI/Ramdani

Implementasikan Pembatasan Segera

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 06 April 2020, 05:47 WIB
Banyak imbauan untuk menekan penularan covid-19 masih diabaikan. Karena itu, PSBB yang memiliki sanksi diharapkan efektif menumbuhkan...
MI/M Irfan

Publik Tuntut Keterbukaan Legislasi

👤EMIR CHAIRULLAH 🕔Senin 06 April 2020, 03:30 WIB
Proses pembahasan RUU Cipta Kerja dan RKUHP secara daring dikhawatirkan tidak mampu mengakomodasi dialog...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya