Prabowo-Sandiaga, Ayo Tinggalkan Strategi Hoaks

Penulis: Antara Pada: Kamis, 17 Jan 2019, 12:10 WIB Politik dan Hukum
Prabowo-Sandiaga, Ayo Tinggalkan Strategi Hoaks

ANTARA

PASANGAN capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diharapkan dapat meninggalkan strategi hoaks yang terbukti gagal menaikkan elektabilitas. Itu sebaiknya mereka lakukan juga saat tampil acara debat pilpres yang akan berlangsung pada Kamis (17/1) ini.

Demikian disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris yang menanggapi hasil survei dari Charta Politika yang dipublikasi di Jakarta, Rabu (16/1).

Menurut Charles, selain gagal meningkatkan elektabilitas, strategi hoaks yang dibangun pasangan capres-cawapres nomor urut dua telah terbukti merusak kehidupan masyarakat.

Baca juga: Kominfo Catat Hoaks Mayoritas Serang Pemerintah

Prabowo-Sandi pun diimbau untuk memulai kampanye positif dengan menampilkan gagasan, program, dan rekam jejak bersama pasangan capres-cawapres nomor urut satu, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Strategi hoaks yang dilakukan pasangan calon 02 tidak memiliki dampak elektoral. Strategi hoaks bukan saja gagal menurunkan elektabilitas pasangan capres-cawapres lainnya, juga gagal menaikkan elektabilitasnya sendiri," katanya.

Charles mengatakan masyarakat Indonesia saat ini sudah cerdas untuk memilah informasi sehingga apa yang dilakukan pasangan calon nomor urut dua, tidak menggoyahkan pilihan masyarakat.

"Pasangan calon nomor urut 02 sebaiknya menghentikan strategi hoaks, karena telah terbukti tidak menguntungkan dan memiliki dampak dapat merusak persatuan bangsa," katanya. (OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More