Rabu 16 Januari 2019, 22:11 WIB

Menko PMK : Angkatan Kerja Didominiasi Lulusan SMA

Indriyani Astuti | Humaniora
Menko PMK : Angkatan Kerja Didominiasi Lulusan SMA

ANTARA FOTO/Kahfie Kamaru

 

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan bahwa lulusan perguruan tinggi di Indonesia hanya 11% atau 13 juta orang dari total 121 juta angkatan kerja yang ada.

Sedangkan mayoritas yakni 65% dari jumlah tersebut merupakan lulusan pendidikan menengah ke bawah. Hal itu ia katakan saat pada Dies Natalis ke-58 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (16/01).

"Indonesia terus melakukan percepatan kesiapan sumber daya manusia yang dapat menjadi penggerak ekonomi, industri, serta birokrasi yang berdaya saing dan modern," ucapnya.

Untuk memperkuat profil angkatan kerja Indonesia, imbuhnya, beberapa agenda strategis dilakukan antara lain menambah penerima beasiswa Bidikmisi dari 199,5 ribu mahasiswa pada 2014 menjadi 471,8 ribu mahasiswa pada 2019. Kedua, revitalisasi pendidikan vokasional sehingga lulusan vokasi dapat terserap ke bursa kerja, ketiga, penguatan riset nasional melalui pengadaan dana abadi dan terakhir pengembangan manfaat dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)untuk pelatihan.

Menurut Menko PMK, FMIPA UI memiliki peran dan tanggung jawab dalam mengembangkan berbagai program studi yang diperlukan dalam menyiapkan SDM-SDM Indonesia berpartisipasi dalam pembangunan nasional dan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 (four point O).

“FMIPA UI, sebagai masyarakat ilmiah, perlu terus memperkuat budaya riset dan inovasi untuk meningkatkan daya saing bangsa. FMIPA diharapkan dapat terus menghasilkan riset dan inovasi yang akan memperkuat industri nasional sehingga semakin berdikari,” kata Menko PMK.

Sains dan matematika, ujarnya, basis dalam pengembangan riset dan inovasi teknologi. Dari disiplin ilmu tersebut, imbuynya, berbagai temuan dan produk teknologi untuk mendukung pembangunan nasional diantaranya sistem Informasi Geografis dalam bidang kebumian, teknologi pencarian cadangan migas, nano teknologi, genome study, keanekaragaman hayati dan aktuaria.

Pada kesempatan tersebut, Menko PMK didaulat meresmikan penggunaan peralatan/fasilitas laboratorium FMIPA-UI ditandai dengan penandatanganan prasasti dan dilanjutkan peninjauan peralatan di lantai 8 laboratorium dan melihat Science Expo 2019 di pelataran parkir FMIPA.

Turut hadir di Hall Laboratorium Multidisiplin FMIPA-UI, Wakil Rektor Bidang I Prof. DR. Bambang Wibawana, Managing Director Grup Sinarmas Saleh Husain, Dirjen Pengembangan Riset Kemenristekdikti Muhammad Dimyati, Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Prof. Agus Sartono dan Wakil Dekan FMIPA-UI Rahmatullah. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More