Ganda Campuran Pastikan Satu Tempat di Perempat Final Malaysia Masters

Penulis: M. Taufan SP Bustan Pada: Rabu, 16 Jan 2019, 15:13 WIB Olahraga
Ganda Campuran Pastikan Satu Tempat di Perempat Final Malaysia Masters

DOK PBSI

PASANGAN ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil melalui babak pertama Malaysia Masters 2019 dengan kemenangan.

Keduanya kemudian akan saling berhadapan untuk memperebutkan satu tempat di perempat final. Laga ini menjadi yang kedua kalinya buat mereka. Sebelumnya di Korea Open 2019, Praveen/Melati harus mengakui keunggulan Hafiz/Gloria dengan 16-21, 22-20 dan 13-21.

“Pastinya kami ingin revans dari Korea kemarin, kami berusaha bermain sebaik mungkin. Mereka pasti pengen menang dan kami apalagi. Persiapannya harus sebaik mungkin,” ujar Praveen dikutip dari Badmintonindonesia.org.

“Pokoknya fight aja di lapangan dan berusaha untuk menang,” sambung Melati.

Sebelumnya di babak pertama, Praveen/Melati mengalahkan Xiangyu Ren/Chaomin Zhou (Tiongkok) dua game langsung, 21-13 dan 21-19. Menang cukup mudah di game pertama, Praveen/Melati sempat mendapat perlawanan di game kedua. Praveen/Melati tertinggal dari awal hingga pertengahan game kedua dengan 6-11 dan 10-16. Baru setelah mendekatkan poin menjadi 15-17, Praveen/Melati terus melesat untuk menang 21-19.

“Kami lebih siap dan mereka juga masih bingung bola kami seperti apa. Game kedua mereka coba merubah pola, tapi kami sudah bisa mengantisipasinya,” kata Praveen.

“Kalau kata Akbar (Bintang Cahyono)/Winny (Oktavia Kandow) sama Alfian (Eko Prasetya)/Mar (Marsheilla Gischa Islami) yang sudah pernah ketemu lawan yang ini, memang katanya bagus. Cuma tadi di lapangan mereka kaya nggak keluar dan mungkin belum tahu bola-bola kami juga,” sambung Melati.

Di sisi lain, Hafiz/Gloria melaju ke babak dua dengan mengalahkan Lu Ching Yao/Lee Chia Hsin dengan skor 21-10 dan 21-18. (Badmintonindonesia/OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More