Yusril: PBB tak akan Bersikap Netral di Pilpres 2019

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Selasa, 15 Jan 2019, 19:13 WIB Politik dan Hukum
Yusril: PBB tak akan Bersikap Netral di Pilpres 2019

MI/YOSE HENDRA

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa partainya tidak akan bersikap netral dalam Pilpres mendatang. PBB pasti akan memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon. Namun, pasangan mana yang akan didukung, Yusril mengatakan akan diputuskan akhir Januari 2019 yang akan datang.

Demikian disampaikan Yusril menjawab pertanyaan wartawan di Jambi, Selasa (15/1), usai memberikan pidato dihadapan 287 caleg PBB se-Provinsi Jambi dan 250 Pengurus Wilayah dan Cabang PBB se-Provinsi Jambi. Kehadiran Yusril ke daerah ini dalam rangka konsolidasi dan pemantapan para caleg untuk menghadapi Pemilu 2019.

Baca juga: Terorisme Bakal Jadi Debat Menarik Dalam Debat Pilpres 2019

Menjawab pertanyaan adanya deklarasi para caleg PBB dalam mendukung salah satu paslon dalam Pilpres, Yusril mengatakan, deklarasi itu tidak mengatasnamakan partai melainkan oleh pribadi-pribadi para caleg.

Kalaupun kegiatan itu terorganisir, Yusril mengatakan, pengorganisasian itu bukanlah dilakukan oleh partai maupun organ partai. Yusril memberi contoh, di Sumatera Utara, deklarasi itu dilakukan oleh 23 dari 668 caleg PBB yang ada di Sumatera Utara.

“DPP PBB selama ini mendiamkan saja deklarasi itu karena menghormati dinamika dan perbedaan di dalam partai. Yang penting, jangan salah-menyalahkan apalagi sampai menjelekkan satu sama lain," ujar Yusril.

PBB, tambah Yusril, adalah partai berdaulat, yang langkah politiknya tidak bisa dipaksakan dari luar struktur partai. Semua anggota partai dituntut untuk mentaati keputusan partai.

Ditanya apa yang dilakukannya sebagai penasehat hukum pasangan Jokowi-Amin, Yusril mengatakan dia berkepentingan agar Pemilu berjalan secara jurdil. Sebagai partai Islam, PBB juga berkepentingan agar tidak ada kebijakan-kebijakan Pemerintah yang bertentangan dengan Islam dan Umat Islam.

“PBB tidak sekedar berteori membela Islam. PBB selalu berada paling depan membela Islam termasuk mencegah terjadinya presekusi dan kriminalisasi terhadap para ulama”, tegas Yusril. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More