Polda Sumsel Periksa Kapolres Empat Lawang yang Positif Narkoba

Penulis: Dwi Apriani Pada: Senin, 14 Jan 2019, 19:25 WIB Nusantara
Polda Sumsel Periksa Kapolres Empat Lawang yang Positif Narkoba

MI/Dwi Apriani

KEPALA Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (Sumsel) melakukan tes urine dadakan terhadap seluruh jajaran Polres yang ada di wilayahnya, pada Jumat (11/1) lalu. Dari pemeriksaan tersebut, kandungan urine salah satu kapolres diduga positif narkoba.

Berdasarkan informasi, kapolres yang terindikasi positif narkoba adalah Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setiyawan.

"Masih penyelidikan itu. Yang bersangkutan masih diperiksa di Propam untuk buktikan kebenaran itu. Tapi kalau itu (ada Kapolres yang positif narkoba) benar," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat dikonfirmasi, Senin (14/1).

Dijelaskan Zulkarnain, dalam urine kapolres tersebut terdapat kandungan sejenis narkoba, di antaranya amfetamin.

"Iya, tes urinenya hari Jumat, kalau hanya positif saja bisa tindakan disiplin, tapi kalau ada barang buktinya bisa dipenjara," ungkapnya.

Sejauh ini, AKBP AS masih diperiksa di Propam Polda Sumsel terkait dengan hasil tes urine positif narkoba. AS belum diperbolehkan pulang sebelum pemeriksaan selesai dan bisa membuktikan tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Baca Juga: Polisi Yang Mengkonsumsi Narkoba Makin Banyak

Selama penyelidikan, lanjut Zulkarnain, AKBP Agus Setiyawan kerap memberikan keterangan yang berbelit.

"Sampai saat ini belum ada keterangan pasti. Yang bersangkutan berbelit-belit. tapi kan begitu, kalau maling mana ada yang mau mengaku," imbuhnya.

Pihaknya pun akan memeriksa orang-orang termasuk jajaran anggota yang berada disekililingnya. Apabila AKBP Agus Setiyawan terbukti sebagai pemakai dan pengonsumsi narkoba, maka akan mendapat sanksi pemecatan.

"Yang bersangkutan masih diperiksa intensif oleh Propam Polda Sumsel guna pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More