Senin 14 Januari 2019, 16:25 WIB

TNI AU Daratkan Paksa Pesawat B 777 Asing

Golda Eksa | Politik dan Hukum
TNI AU Daratkan Paksa Pesawat B 777 Asing

Dok. Puspen TNI

 

TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Udara berhasil mendaratkan paksa sebuah pesawat kargo asing Jenis Boeing 777 di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Senin (14/1).

Pesawat tersebut memasuki wilayah kedaulatan udara Yurisdiski Indonesia secara ilegal tanpa dilengkapi Flight Clearance (FC).

Pemaksaan mendarat pesawat asing tersebut berawal dari laporan Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) III Medan kepada Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) tentang adanya pesawat unschedulle tanpa flight clereance yang akan memasuki wilayah udara nasional.

Setelah menerima laporan tersebut, Panglima Komando Perhananan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda Imran Baidirus melaporkan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terkait pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing.

"Panglima TNI pun segera memerintahkan Pangkohanudnas untuk mem-force down pesawat asing tersebut," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Sisriadi.

Dua pesawat tempur TNI AU jenis F 16 Pesawat F16 dari Skadron Udara  16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dengan callsign Rydder Flight melakukan identifikasi visual dan penyergapan terhadap pesawat asing B-777 ET-AVN setelah melakukan komunikasi dengan frekuensi darurat.

Baca Juga: TNI AU dan AP I Kerja Sama Pendayagunaan Aset Tetap Bandara

Dari komunikasi udara dipastikan pesawat kargo yang dioperasikan maskapai Ethiopian Air tersebut tidak memiliki izin atau Flight Clearance (FC) melintasi wilayah udara Indonesia, sehingga dipaksa mendarat di bandara terdekat yaitu Hang Nangdim Batam pukul 09.33 WIB.

Pesawat kargo jenis Boeing 777 dengan nomor registrasi ET-AVN bertolak dari Addis Ababa, ibu kota Ethiopia, dengan tujuan Hong Kong. Untuk proses penyidikan lebih lanjut, pesawat tersebut diamankan oleh personel TNI AU di Bandara Hang Nadim Batam.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More