KPU akan Mengkaji Soal Penayangan Live Pemaparan Visi Misi Paslon 01

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Senin, 14 Jan 2019, 13:29 WIB Politik dan Hukum
KPU akan Mengkaji Soal Penayangan Live Pemaparan Visi Misi Paslon 01

Ilustrasi

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) mengaku masih mengkaji dengan para komisioner lainnya terkait tayangan pemaparan calon presiden Jokowi secara live di beberapa media televisi pada Minggu (13/1) malam. Menurutnya kampanye di media televisi harus difasilitasi oleh KPU.

"Kita akan bahas itu, kita belum bisa menyampaikan. Saya terus terang belum menonton tayangannya. Iklan kampanye di media massa, baik cetak maupun elektronik itu sudah kita atur waktunya. Nanti akan difasilitasi oleh KPU, mulai dari 24 Maret sampe 13 April,"jelas Wahyu di Gedung KPU, Jakarta, Senin (14/1).

Menurutnya, saat ini semua peserta pemilu dipersilahkan untuk kampanye. Namun KPU mempunyai hak dan kewajiban untuk mengatur agar tahapan kampanye berlangsung dengan tertib, berkeadilan, dan setara.

"Dalam masa kampanye ada aturan mainnya, bahwa metode kampanye ada sembilan. Salah satu metode kampanye ialah iklan kampanye di media massa. Jadi yang difasilitasi oleh KPU ialah debat capres-cawapres, iklan kampanye di media massa, dan alat peraga kampanye," terang Wahyu.

 

Baca juga: Malam ini Prabowo akan Sampaikan Pidato Kebangsaan "Indonesia Menang"

 

Saat ditanyakan apakah pemaparan visi misi paslon 01 di media televisi melanggar kampanye. 

"Ya silakan ditafsir sendiri. Tapi masa kampamye yang dilakukan peserta pemilu ada aturan main yang harus dihormati bersama. Kalau itu sesuai definisi kampanye berarti dia kampanye, kalau enggak sesuai ya bukan kampanye," ucap Wahyu.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa definisi kampanye sudah jelas yaitu salah satunya penyampaian visi misi program dan atau citra diri untuk meyakinkan pemilih. Namun ia mengatakan bahwa tidak semua iklan yang ada di media massa adalah iklan kampanye.

Kemudian, KPU bersama Badan Pengawas Pemilu dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) membuat gugus tugas terkait penyiaran media massa khususnya di televisi dan radio.

"Terkait penyiaran di media massa khususnya televisi, radio, nanti kita akan rembuk dengan pihak KPI soal aturan itu karena secara teknis saya tidak punya kompetensi untuk mengetahui tata aturan dalam penyiaran," tandasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More