Sutradara Rocky Soraya Raih Penghargaan Muri

Penulis: Cecylia Rura Pada: Senin, 14 Jan 2019, 13:00 WIB Hiburan
Sutradara Rocky Soraya Raih Penghargaan Muri

Sutradara Rocky Soraya -- Medcom.id/Cecylia Rura

SUTRADARA Rocky Soraya meraih penghargaan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri)  atas capaian empat film berturut-turut yang berhasil menembus angka di atas 1 juta penonton. Pemberian simbolisasi ini diberikan oleh pendiri Muri Jaya Suprana.

"Rekornya sutradara film pertama dengan empat karya berturutan dengan raihan penonton di atas 1 juta. Tolong tepuk tangan," papar Jaya Suprana sebelum pemutaran perdana film Mata Batin 2 di XXI Senayan City, Jakarta, Jumat (11/1).

"Anda menorehkan sejarah baru di dunia perfilman Nusantara karena Anda adalah orang pertama yang menyutradarai sekaligus memproduksi. Bukan main. Anda orang pertama yang berhasil memproduksi film bukan satu tetapi empat dan secara berturut-turut. Empat film ini menembus jumlah penonton di atas satu juta, itu belum pernah terjadi," kata Jaya Suprana.

Baca juga: The Upside Gusur Aquaman dari Puncak Box Office

Empat film dengan capaian satu juta penonton yaitu The Doll 2 (1,2 juta penonton - 2017), Mata Batin (1,2 juta penonton - 2017), Sabrina (1,3 juta penonton - 2018), dan Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (3,3 juta penonton - 2018).

Kategori rekor ini baru kali pertama dikeluarkan Muri dan diraih oleh Rocky. Capaian ini pun memotivasi produser sekaligus sutradara di bawah payung Hitmaker Studios itu untuk terus memproduksi film.

"Terima kasih Jaya sudah mempercayai kami, sudah datang ke sini dan sudah memberikan penghargaan. Ini memacu mudah-mudahan film-film saya jadi tambah bagus. Saya akan kerja tambah keras dan mudah-mudahan perfilman Indonesia kita tambah baik," kata Rocky. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More