Kepolisian Tiongkok Mulai Selidiki Vaksin Kedaluwarsa

Penulis: Antara Pada: Senin, 14 Jan 2019, 10:20 WIB Internasional
Kepolisian Tiongkok Mulai Selidiki Vaksin Kedaluwarsa

Ilustrasi -- MI/Ramdani

KEPOLISIAN di Provinsi timur Tiongkok, Jiangsu, memulai penyelidikan setelah sedikitnya 145 anak menerima vaksin polio yang telah kedaluarsa, menurut Global Times, Senin (14/1), ini pukulan barubbagi sektor yang telah didera oleh serangkaian skandal pada tahun lalu.

Warga, termasuk orang tua anak-anak tersebut, memblokir lalu lintas dan mengganggu ketertiban umum saat mereka berkumpul di luar kantor di daerah Jinhu pada Jumat (11/1), menurut surat kabar itu, yang dipublikasikan oleh Harian Rakyat Partai Komunis berkuasa.

Tiga orang telah ditangkap, kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Vaksin tersebut diberikan pada 7 Januari, meskipun tanggal kedaluarsanya pada 11 Desember, kata surat kabar itu, selain menambahkan bahwa otoritas pemerintah setempat telah membentuk tim penyelidikan khusus untuk menyelidiki isu tersebut. Mereka mengatakan 17 orang telah dijatuhi hukuman.

Baca juga: Wali Kota Gdansk Ditusuk

Tiongkok, yang berulang kali berjanji akan menindak perusahaan dan pejabat yang terlibat dalam skandal makanan dan obat-obatan, pada Minggu (13/1) mengatakan bahwa keamanan makanan dan kesehatan akan menjadi prioritas utama dari upaya mereka melawan korupsi pada tahun ini.

Produsen vaksin Tiongkok, Changsheng Bio-technology Co Ltd, tahun lalu dibelit skandal setelah penemuan data palsu untuk vaksin rabies. Mereka menghadapi hukuman berupa denda sebesar 9,1 miliar yuan (sekitar Rp18,9 triliun). (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More