KPU : Persiapan Debat Pertama Pilpres 2019 Sudah Matang

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Minggu, 13 Jan 2019, 18:52 WIB Politik dan Hukum
KPU : Persiapan Debat Pertama Pilpres 2019 Sudah Matang

MI/Susanto

PERSIAPAN terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melaksanalan debat capres-cawapres pertama. Seluruh persiapan dikatakan sudah matang dan hampir rampung.

"Persiapan teknis 98% sudah siap," ujar Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, ketika dihubungi, Minggu, (13/1).

Ia mengatakan, seluruh persiapan debat pertama telah dilakukan dengan maksimal, baik dari sisi substansi pertanyaan maupun seluruh petugas teknis yang terlibat.

"Mudah-mudahan tidak ada kendala yang berarti," ujar Pramono.

Sebelumnya, Pramono mengatakan 20 pertanyaan dari enam panelis debat sudah diberikan kepada perwakilan masing-masing paslon atau yang disebut Liaison Officer (LO).

Pertanyaan yang sudah disiapkan bertujuan untuk menggali secara dalam perihal apa saja yang ditawarkan masing-masing paslon. Baik terkait soal isu hukum, HAM, korupsi, hingga terorisme dalam lima tahun mendatang jika memenangi pemilu.

Baca juga : Selenggarakan Debat Capres secara Adil

Ia berharap ajang debat kandidat dapat dimanfaatkan pasangan calon untuk menyosialisasikan gagasan, ide, dan visi-misi. "Bukan untuk menimbulkan kontroversi lebih dalam, lebih jauh, padahal tidak bermanfaat bagi masyarakat," tukasnya.

Seperti diketahui KPU akan melaksanakan lima kali debat pilpres 2019. Debat pertama akan dilakukan pada Kamis, (17/01) mendatang di Hotel Bidakara, Jakarta. Empat hal akan menjadi tema utama debat, yakni hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More