Pemprov Babel: 10 Hektare Lahan Sawit Harus Pelihara 1 Sapi

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Minggu, 13 Jan 2019, 13:30 WIB Nusantara
Pemprov Babel: 10 Hektare Lahan Sawit Harus Pelihara 1 Sapi

Ist

DINAS Pertanian Pemprov Bangka Belitung (Babel) mendorong perusahaan sawit di wilayahnya menyumbang satu ekor sapi untuk dipelihara dalam rangka memenuhi kebutuhan sapi di Babel.

Kadis Pertanian Babel Juaidi mengatakan program ini sudah dimulai sejak tahun lalu, namun masih minim kontribusi dari perusahaan sawit. Sehingga, ia berharap tahun ini bisa dimaksimalkan.

"Tahun lalu belum optimal, ingin kita maksimalkan lagi, kita harapkan ada bapak angkat yang bisa membiayai pemeliharaan sapi, hasilnya nanti dihitung dan dibagi," kata Juaidi.

Ia menegaskan, perusahaan sawit dengan luas areal tertentu diharapkan bisa memelihara satu ekor sapi, misalnya ketika perusahaan punya 10 ha kebun sawit harus beri kontribusi satu ekor sapi.

"Pengelolaannya nanti kita berikan pilihan ke mereka, dimitrakan dengan peternak atau dititip di balai benih," imbuhnya.

Dengan integrasi seperti ini, ia berharap bisa meningkatkan populasi sapi dan memenuhi kebutuhan daging hewan tersebut di Babel. Karena, lanjut Juaidi, apabila hanya mengharapkan dana pusat atau provinsi, kebutuhan tidak akan tercukupi. Sementara kebutuhan terus meningkat.

Baca Juga: Populasi Sapi BC Penajam Capai 1.100 Ekor

Mantan sekretaris Bappeda Babel ini menambahkan, selain meminta perusahaan sawit berkontribusi dalam mengembangbiakan sapi, Pemprov juga akan membagikan bibit sapi kepada kelompok ternak.

"Tahun ini ada 11 kelompok ternak yang akan mendapatkan bantuan di Pulau Bangka dan Belitung, akan kita sebar," tuturnya.

Dengan upaya ini, Juaidi berharap nantinya tidak perlu lagi impor sapi dari provinsi tetangga dan harga daging bisa lebih murah. Apalagi ke depannya, balai benih juga akan memproduksi pakan sapi.

"Pola-pola ini bisa membantu meningkatkan daging sapi di Babel," pungkasnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More