Projo: Tidak Ada Massa Bayaran di Deklarasi Alumni UI

Penulis: Micom Pada: Minggu, 13 Jan 2019, 11:50 WIB Politik dan Hukum
Projo: Tidak Ada Massa Bayaran di Deklarasi Alumni UI

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

KETUA Projo, Budi Arie, mengatakan pada Sabtu (12/1), di Gelora Bung Karno Senayan terselenggara even deklarasi alumni UI mendukung Petahana, Jokowi-Maruf Amin. Acara itu di hadiri oleh hampir 12.000 peserta. Peserta meriah dan penuh sesak.

"Jokowi hadir ke Plaza Tenggara GBK dengan menggoes sepeda berwarna putih lengkap dengan helm sepeda berwarna putih. Massa sangat antusias. Histeria massa membuktikan Jokowi sangat dicintai," katanya seperti dilansir keterangan resmi, Minggu (13/1). 

Ia mengatakan, peserta deklarasi alumni UI for Jokowi MA adalah Alumni UI, ITB, UGM, ITS, IPB, UNS, UNAI, Undip, Padjajaran, Parahiyangan, Trisakti, Atma Jaya, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta lainnya. 

"Selain itu berbagai komunitas masyarakat juga hadir termasuk Projo, organisasi militan pendukung Jokowi ikut hadir dan mendukung acara itu," katanya.

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi menerangkan bahwa sebagai mantan aktivis mahasiswa UI, dirinya mendukung penuh deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-Maruf Amin. Gerakan ini, lanjutnya membuktikan kaum cerdas dan terdidik sangat peduli pada kemajuan bangsa sebagaimana diliput tribunnews.com.

"Ribuan alumni UI dan alumni perguruan tinggi hadir berbaur dengan rakyat," katanya.

Beredar video di sosmed WAG Alumni UI: beberapa ibu-ibu mengaku dari Cibitung, Tambun Bekasi sedang duduk istirahat membawa nasi bungkus dan dilabeli kaos Alumni UI for Jokowi-Maruf Amin. Di frame dan di fitnah sebagai massa bayaran.

Beredar juga video Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi sedang membriefing massa Projo dan mengenakan KAOS WE ARE ALUMNI UI sebelum deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-MA dimulai dan ditambah narasi- narasi fitnah dan hoaks mengesankan sebagai massa bayaran Rp 100.000. Pertanyaannya kok massa bayaran militan ? 

Dalam video Budi Arie Setiadi mengawali dengan pertanyaan: Ngantuk gak? Bapak, Ibu, Saudara sekalian kita kesini untuk apa? (Jawab dengan terbata-bata): untuk mendukung deklarasi ....(kata ibu2: mahasiswa) Alumni UI mendukung Jokowi-Maruf Amin. Siap?! Jadi kita harus sama-sama, serentak, barisannya dirapiin karena pak jokowi ingin pendukungnya militan dan rapi untuk 17 April 2019 kedepan. Siap? Yel kita apa? Bersatu, Militan Menang!!! Coba diulang: Projo: Bersatu, Militan, Menang. Jokowi: Presiden!!! Kurang semangat ini suara pada kebanyakan makan, kayaknya ngantuk. Ulang! Nah begitu dong semangat. Ini jelas ciri- ciri massa militan Projo dan bukannya Relawan Kardus.

"Jelas sekali memang itu massa Projo yang mendukung acara Deklarasi Alumni UI. Bukan massa bayaran apalagi pasukan nasi bungkus yang mereka fitnahkan kepada pendukung Jokowi. Jelas itu massa Projo. Tidak ada penipuan apalagi kebohongan. Apakah salah Rakyat hadir di acara Deklarasi Alumni UI? Hanya Intelektual menara gading yang memisahkan Kaum Intelektual dan Rakyat," katanya.

 

Baca juga: Alumni UI Dukung Jokowi

 

Ia menegaskan, Projo tidak melabeli massa Projo sebagai Alumni UI. Kaos yang Projo pakai memang berwarna kuning dengan tulisan We Are Alumni UI dengan tulisan hestek di bawahnya # OrangPintarPilihJokowi dan #OrangBaikPilihJokowi. Selain itu di kaos belakang ada logo PROJO bertuliskan NOMER SATU # JokowiLagi. Kaos ini memang untuk membedakan dengan Alumni UI.

"Kami tidak memanipulasi apalagi berbohong. Sebab sudah ditegaskan bahwa itu massa Projo untuk mendukung Deklarasi Alumni UI. Apakah salah jika Rakyat menggunakan kaos berwarna kuning? Apa salah Rakyat mendukung Deklarasi Alumni UI?" tanyanya.

Menurutnya, mereka menuduh karena massa Projo menggunakan kaos kuning sangat banyak sehingga menimbulkan kesan bahwa alumni UI pendukung Jokowi-Maruf Amin berjumlah sangat banyak. 

"Alumni UI jangan sombong. Sebab kaos kuning bukannya monopoli warna UI. Tapi juga milik partai tertentu. Sekali lagi tulisan di depan dan belakangnya sudah dibuat pembeda. Sehingga tidak ada manipulasi dan kebohongan," tuturnya.

Ia menekankan, gerakan mendukung Jokowi bukanlah Perilaku pasukan nasi bungkus dan makelar demo. Gerakan mendukung Jokowi adalah gerakan berkesadaran penuh bahwa pemimpin rakyat harus lahir dari kandungan rakyat itu sendiri. 

"Tindakan PROJO dan Budi Arie Setiadi adalah tindakan untuk membagi kesadaran bahwa jangan pisahkan kampus dengan rakyat. Suara satu Alumni UI sama dengan suara seorang ibu-ibu dari Cibitung yang kalian hina," ungkapnya. 

Deklarasi Alumni UI 12 Januari 2019 adalah momentum bersatunya Kaum Intelektual dan Rakyat. Tidak ada yg dibayar. Tidak ada yang menjadi bandar. Semuanya Gotong Royong.

"Hentikan segala fitnah, hoaks dan frame yang mendeskreditkan Jokowi dan para pendukungnya," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More