Wajib kembali ke Jalur Kemenangan

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Sabtu, 12 Jan 2019, 08:00 WIB Sepak Bola
Wajib kembali ke Jalur Kemenangan

Paul ELLIS / AFP

KEKALAHAN beruntun didapat Liverpool di dua laga awal 2019. Setelah takluk 1-2 dari Manchester City di Liga Primer Inggris, Jumat (4/1), empat hari berselang the Kop kembali menelan kekalahan. Di Piala FA, Liverpool dipermalukan Wolverhampton 1-2.

Kekalahan beruntun itu menjadi noda bagi perjalanan luar biasa Liverpool musim ini. Di kompetisi domestik, Liverpool menggenggam status tak terkalahkan sebelum takluk dari City.

Meski demikian, tim asuhan Juergen Klopp tersebut masih memimpin puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan keunggulan empat poin dari City yang membayangi di posisi kedua. Walau demikian, Liverpool harus mampu kembali ke jalur kemenangan saat menyambangi Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Primer Inggris, malam ini.

“Tidak ada yang suka kalah, begitu juga saya. Tapi, kami harus bangkit. Kami telah bekerja keras setiap hari untuk laga akhir pekan ini. Ini akan menjadi laga sulit dam kami akan melakukan yang terbaik untuk mendapat tiga poin,” ungkap striker Liverpool, Roberto Firmino.

Di atas kertas. Li­verpool tidak akan sulit membawa pulang poin penuh dari The American Express Stadium, kandang Brighton. Namun, krisis di lini pertahanan bisa membuat Liverpool kembali harus gigit jari.

Saat ini lini pertahanan Liverpool tinggal menyisakan Virgil van Dijk yang dalam kondisi fit. Dejan Lovren, Joe Gomez, dan Joel Matip harus absen karena cedera.  

Dalam kondisi ini, pilihan realistis Klopp ialah memainkan gelandang jangkar Fabinho untuk mengisi pos di bek tengah ketimbang memainkan pemain muda asal Belanda Ki-Jana Hoever.

Dari kubu tuan rumah, tiga poin juga dibutuhkan demi masuk 10 besar. The Seagulls saat ini duduk di peringkat ke-12 dengan koleksi 26 poin. Kepercayaan diri tim juga sedang meninggi setelah tak menelan kekalahan dalam empat laga terakhir.

Namun, Liverpool merupakan lawan yang sulit dihadapi Brighton. Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, tim yang kini ditangani Chris Hughton tersebut selalu menelan kekalahan.

Semakin tertekan

Di laga lain, kursi pelatih Newcastle United yang diduduki Rafael Benitez makin memanas. Benitez diisukan bakal dipecat karena Newcastle hanya mampu berada di peringkat ke-15 dengan koleksi 18 poin dari 21 laga. Newcastle hanya unggul dua poin dari Southampton yang berada di wilayah terluar zona relegasi.

Untuk terhindar dari pemecatan, Benitez harus mempersembahkan poin maksimal setelah gagal mempersembahkan kemenangan di lima laga terakhir.

Akan tetapi, Beni­tez harus menghadapi ujian berat untuk mewujudkan hal itu karena di pekan ke-22 harus menyambangi kandang Chelsea dini hari nanti. Bukan hal mudah bagi Benitez untuk membawa pulang poin maksimal di Stamford Bridge.   (Goal.com/BBC/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More