Seraya Walkout, Trump Ucapkan Bye-Bye

Penulis: (AFP/Tes/I-2) Pada: Jumat, 11 Jan 2019, 07:00 WIB Internasional
Seraya Walkout, Trump Ucapkan Bye-Bye

AFP/GETTY IMAGES/ALEX WONG

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengucapkan salam perpisahan dan memutuskan keluar dari perundingan yang membahas anggaran dinding perbatasan AS-Meksiko. Hal itu dipicu suara dari Partai Demokrat yang tidak menyetujui pelaksanaan proyek tersebut.

"Sungguh membuang waktu. Lebih baik saya mengucapkan selamat tinggal, tidak ada hasil!" cicit Trump dalam akun Twitter-nya mengenai pertemuan Gedung Putih dengan Kongres AS yang dikuasai Partai Demokrat.

Petinggi Partai Demokrat di Senat AS, Chuck Schummer, menggambarkan ekspresi kemarahan Trump yang membanting meja, kemudian bangkit dan berjalan keluar seraya mengucapkan bye-bye. "Lagi-lagi kita melihat sebuah kemarahan yang tidak bisa dikendalikan," cetus Schumer.

Meski kedua pihak sepakat meng-akhiri pertemuan dengan tiba-tiba, perdebatan memang sulit dihindari, khususnya mengenai pihak yang harus disalahkan.

Menurut para pendukung Trump yang ikut menghadiri pertemuan, Presiden AS itu sempat memperta-nyakan persetujuan para pemimpin Partai Demokrat terkait pendanaan proyek tembok perbatasan.

Usulan tersebut dianggap sebagai imbalan bagi Trump yang akan mengakhiri penutupan layanan pemerintahan (shutdown).

Dalam menanggapi itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Demokrat, Nancy Pelosi, malah bereaksi keras. Sambil mengangkat tangannya, dia berseru "Tidak, tidak sama sekali," ujar Kevin McCarthy, anggota DPR dari Partai Republik, menirukan pernyataan Nancy.

"Kami mendengar sekali lagi bahwa petinggi Partai Demokrat bahkan tidak mau bernegosiasi," imbuh Wakil Presiden AS, Mike Pence, yang menegaskan Trump membawa iktikad baik dalam pertemuan tersebut.

Sebelumnya, Trump mengajukan anggaran untuk proyek pembangunan tembok perbatasan sebesar US$5,7 miliar. Menurut Trump, proyek tersebut diperlukan untuk mencegah masuknya imigran ilegal yang dipandang berbahaya, berikut peredaran narkoba dan penyelundupan manusia dari Meksiko.

Partai Demokrat berpendapat pembangunan tembok perbatasan berdampak kecil pada persoalan perbatasan di AS. Mereka menuding, pendekatan keras yang digulirkan Trump malah menciptakan krisis kemanusiaan.

Kemudian Trump merespons dengan menolak menandatangani tagihan belanja pemerintahan sehingga menyebabkan shutdown.

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More