Rabu 09 Januari 2019, 20:04 WIB

BPBD Tasikmalaya Awasi Ketat 4 Sungai yang Sering Sebabkan Banjir

Kristiadi | Nusantara
BPBD Tasikmalaya Awasi Ketat 4 Sungai yang Sering Sebabkan Banjir

MI/Adi Kristiadi

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya mengawasi sejumlah aliran Sungai yang berada di Kecamatan Cipatujah, Sukaresik dan Karangnunggal yang rawan meluap selama musim hujan dan berpotensi menyebabkan banjir hingga menggenangi permukiman di sekitar.

Keempat Kecamatan tersebut diketahui dilewati 4 sungai di Tasikmalaya, yaitui Citanduy, Cikidang, Cidadap dan Cipatujah.

"Kami tetap melakukan siaga bencana selama terjadinya pergantian musim penghujan atau panas, karena selama ini sering kali terjadinya bencana seperti longsor, banjir, angin puting beliung, pergerakan tanah dan untuk sekarang ini sering terjadi gempa bumi di Tasikmalaya, Pangandaran termasuknya di Sukabumi meski selama ini tidak ada korban jiwa termasuknya kerusakan fasilitas umum berupa rumah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana, Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriana, Rabu (9/1/2019)

Ria mengungkapkan hujan deras yang terjadi saat ini volumenya cukup tinggi tetapi masyarakat harus tetap waspada terutama yang berada dekat dengan aliran Cikidang, Citanduy, Cidadap dan Cipatujah yang bisa meluap sewaktu-waktu dalam kondisi hujan deras.

Baca juga : Sepanjang 2018, Terjadi 82 Kali Longsor di Brebes

"Banjir luapan Sungai Cikidang dan Citanduy biasanya terjadi di Kecamatan Sukaresik, Di bagian selatan yang dekat dengan Sungai Cidadap dan Cipatujah biasanya menggenangi Kecamatan Cipatujah dan Karangnunggal. Sedangkan, selama ini di lokasi tersebut memang telah dipasang alat Early Warning System (EWS) tetapi kondisinya telah terbawa arus sungai yang sangat deras," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan mengatakan kebutuhan Early Warning System (EWS) tidak hanya untuk di pantai saja tetapi selama ini bencana alam sering terjadi mulai dari longsor, banjir, pergerakan tanah dan banjir luapan saluran drainase.

"Kami meminta agar semua anggota BPBD dan relawan harus siaga terutama melakukan pengawasan terhadap beberapa aliran sungai yang selama ini sering kali meluap yakni Cihideung, Ciromban, Cikalang, Cikunteun, Cikunir, Cibanjaran, Ciloseh, Cimulu dan sungai dalam Suba. Sedangkan,data  bencana pada awal tahun ini baru satu rumah roboh tersapu angin puting beliung dan adanya pergerakan tanah di beberapa titik," tandasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More