Selasa 08 Januari 2019, 18:19 WIB

Kurangi Sampah Plastik, DPRD Apresiasi Langkah PD Pasar Jaya

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Kurangi Sampah Plastik, DPRD Apresiasi Langkah PD Pasar Jaya

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

 

LANGKAH PD Pasar Jaya mengurangi penggunaan sampah plastik di pasar tradisional yang berada di bawah naungan PD Pasar Jaya mendapat apresiasi dari DPRD DKI Jakarta.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan menyebut langkah yang dilakukan PD Pasar Jaya merupakan inisiatif yang sangat baik.

"Meskipun belum ada aturan tegas larangan plastik kresek tetapi PD Pasar Jaya sudah mulai. Ini hal yang sangat baik. Belum ada aturan tetapi mereka tetap ingin memulai. Sangat baik dan patut diapresiasi," kata Pantas saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (8/1).

Pantas menyebut langkah yang dilakukan PD Pasar Jaya pun bisa ditiru oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun BUMD lainnya dalam menyebarluaskan pengurangan sampah plastik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun harus melihat hal ini sebagai dorongan untuk mempercepat proses penetapan kebijakan pengurangan sampah plastik.

Terpisah, Direktur PD Pasar Jaya Arif Nasrudin mengungkapkan pihaknya telah menyosialisasikan pengurangan sampah plastiki sejak awal Desember 2018 lalu ke pasar-pasar di antaranya ke para pedagang Pasar Induk Kramatjati.

Baca juga : Pergub Pengurangan Sampah Plastik Diharap Berdampak Pada Bantargebang

Sosialisasi yang dilakukan melalui pemasangan spanduk dan diskusi publik itu bertujuan untuk memulai tahap edukasi kepada pedagang agar bisa turut mengurangi sampah plastik.

"Sosialisasi sudah mulai kita lakukan di beberapa pasar dan akan jalan terus meskipun pergubnya belum ada. Banyak pasar yang sudah kita datangi untuk talkshow bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup juga," ujarnya.

Selain pengurangan sampah plastik, Arif juga menyosialisasikan penggunaan plastik yang lebih cepat terurai serta penggunaan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali berbahan kain atau anyaman pandan.

Desain tas-tas belanja tersebut saat ini sedang dalam proses pematangan dan akan ditawarkan untuk diproduksi oleh swasta.

"Kami tawarkan swasta yang mau memproduksi dan bisa menjadi penyuplai bagi pedagang. Kami juga tawarkan apabila pedagang pasar mau berjualan tas tersebut untuk para pelanggannya," terang Arif.(OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More