Minggu 06 Januari 2019, 12:30 WIB

Jenazah Perempuan di Green Pramuka Dipenuhi Luka Tusuk

Antara | Megapolitan
Jenazah Perempuan di Green Pramuka Dipenuhi Luka Tusuk

Ilustrasi medcom.id

 

JENAZAH seorang perempuan yang ditemukan di Apartemen Green Pramuka City, Rawasari, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1), diduga merupakan korban pembunuhan karena ada luka tusuk pada tubuh korban.

"Korban ditemukan tergeletak di lorong tower Chrysant lantai 16. Iya ada dugaan pembunuhan. Di tubuhnya ada 10 luka tusukan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu saat dihubungi, Minggu (6/1).

Perempuan yang diduga sebagai korban pembunuhan tersebut bernama Nurhayati, kelahiran Jakarta, 1 April 1982 ditemukan tergeletak di lorong tower Chrysant, lantai 16, pada Sabtu (5/1), sekitar pukul 17.30 WIB.

Roma melanjutkan, korban diketahui belum berkeluarga dan bekerja sebagai karyawan.

Baca juga: Warga Kebon Jeruk Ditahan Polisi Gara-Gara Air Soft Gun Tanpa Izin

Peristiwa ini masih didalami kepolisian. Kepolisian juga telah memeriksa CCTV dan juga keterangan saksi-saksi.

"Kami sudah periksa saksi ada enam orang. Pihak sekuriti empat dan pengelola dua," tutur Roma.

Adapun jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Cempaka Putih untuk keperluan pemeriksaan.

"Sekarang jasadnya masih di RSUD Cempaka Putih untuk diautopsi," imbuh Roma.

Belum ada keterangan lebih lanjut terkait pembunuhan yang melatarbelakangi tewasnya Nurhayati. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA

DKI Diminta Tidak Kendurkan Pemeriksaan Kesehatan Usai PSBB

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:25 WIB
Fraksi PSI DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta tidak mengendurkan pemeriksaan dan sistem layanan kesehatan di DKI Jakarta meski masa...
MI/Andry Widyanto

Ada PSBL, Warga yang Bepergian Wajib Urus Surat Pengantar RW

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:05 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyelenggarakan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) sebagai pengganti selesainya...
 MI/ANDRI WIDIYANTO

New Normal KRL: Lansia di Luar Jam Sibuk, Balita Dilarang

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 16:35 WIB
Selain lansia, untuk sementara ia juga melarang bayi lima tahun atau balita untuk menaiki KRL karena dikhawatirkan terkena virus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya