Sabtu 05 Januari 2019, 14:14 WIB

Jari Satu Bima Arya di Depan Ma'ruf Amin

Jari Satu Bima Arya di Depan Ma
 

SINYAL-SINYAL dukungan para tokoh di Kota Bogor terhadap pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin semakin menguat.  Hal itu tampak jelas saat silaturahmi awal tahun 2019 calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin di Pondok Pesantren Al-Ghazaly di Jalan Cempaka, Kota Bogor, Jawa Barat.

Di tempat itu, Amin awalnya disambut oleh KH Muhammad Mustofa Abdullah Bin Nuh, ulama, santri, dan tokoh parpol setempat. Namun belakangan datang juga Walikota Bogor Bima Arya Sugiharto bersama wakilnya Dedie Rachim.

Baca juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Dampingi Ma'ruf Amin di Bogor

Kedatangan Bima dan Dedie membuat suasana menjadi lebih ceria dan hangat. Seusai mencium tangan Amin, Arya langsung mengambil tempat. Dia duduk bersila di karpet di sebelah kiri bawah Amin. Sang kiai sendiri duduk di sebuah kursi.

Wartawan yang sedang mewawancarai Amin langsung memberi pertanyaan kepada Arya dan Amin, apakah kehadirannya tersebut merupakan isyarat dukungan untuk pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Amin.

Pria yang akrab disapa Abah Ma'ruf itu menjawab bahwa sebagai cawapres, dirinya punya harapan besar. Dia ingin mengajak dan merangkul semua pihak. "Apalagi ini walikota. Jadi kita ingin merangkul sebanyak mungkin pihak dalam rangka mengawal keutuhan NKRI, membangun negara ini, biar lebih maju lebih sejahtera. 01 untuk Indonesia Maju, semua orang harus diajak sama-sama untuk mewujudkan cita-cita mulia itu," beber Amin yang banyak tersenyum, Sabtu (5/1).

Pertanyaan serupa juga direspons Arya.  "Jawaban saya cuma satu," kata Arya. Berhenti sejenak, sambil satu jari telunjuknya mengacung di hadapan wajah dan tersenyum.

Aksi Arya yang mengacungkan 1 jari itu pun diikuti Amin membuat wartawan yang berada di situ tersenyum dan tertawa. "Rasul mengajarkan kita untuk memuliakan tamu. Apalagi ini tamu agung, tamu mulia. Jangankan kita. Ketua MUI Kota Bogor saja menerima. Apalagi saya ini muridnya Ketua MUI, harus lebih menerima," lanjut Arya Bima.

Jawaban tersebut lalu langsung disambut oleh Kiai Ma'ruf. "Artinya kalau sudah diterima, sudah sah itu," kata Abah sambil disambut tawa dirinya dan puluhan tokoh yang hadir di tempat itu.

Amin pun mengalungkan sorban khasnya ke Arya Bima dan Sang Wali Kota menundukkan kepala dengan takzim menyambut sorban dari Amin. Lalu mereka berpose bersama. (RO/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More