Banjir, Ketinggian Air di Labuan Mencapai 4 Meter

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Selasa, 01 Jan 2019, 17:31 WIB Nusantara
Banjir, Ketinggian Air di Labuan Mencapai 4 Meter

ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

SEDIKITNYA seribuan jiwa warga di komplek perumahan Ciputen Agung di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang mengungsi ke sejumlah tempat, bahkan ketinggian air mencapai 4 meter dan merendahkan hampir seluruh perumahan di desa setempat.

Warga setempat, Haris, mengatakan banjir melanda kawasan itu diawali intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya sungai Ciputen yang berada berdekatan dengan perumahan tersebut. "Hujan sebentar, sudah banjir. Baru hujan sejam lebih, air sudah tinggi," kata Haris, Selasa (1/1).

Dia mengungkapkan, pasang air laut juga menambah ketinggian air, sehingga sejumlah warga ada yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya. Begitu juga, ada warga yang meninggalkan rumah akibat takut tsunami, kini harta bendanya terendam banjir. "Ada tetangga saya yang mengungsi takut tsunami, belum pulang. Pastinya barang dan perabotan nya rusak teredam air," sebutnya.

Dia meminta, pemerintah setempat segera melakukan normalisasi sungai dan penertiban rumah-rumah di bantaran. Katanya, ratusan bangunan dipastikan tidak ada izin mendirikan bangunan."Itu perlu ditertibkan, kerena terlalu dekat dengan sungai, mungkin jaraknya ada sekitar 1 meter lah," lanjutnya

Dari pantauan Media Indonesia, Selasa (1/1), ketinggian air mulai menurun, seiring meredanya hujan di kawasan tersebut. Namun, cuaca mendung masih menyelimuti Kecamatan Labuan, Pandeglang.

BPBD setempat melaporkan banjir telah melanda di 9 kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, ribuan warga kembali dievakuasi ke posko pengungsian. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More