Rabu 26 Desember 2018, 10:20 WIB

Banjir Bandang Terjang Wilayah Selatan Bojonegoro, Dua Dusun Terdampak

M Yakub | Nusantara
Banjir Bandang Terjang Wilayah Selatan Bojonegoro, Dua Dusun Terdampak

MI/M Yakub

 

MUSIBAH banjir bandang melanda Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, pada Selasa (25/12) petang. Akibatnya, sebanyak 19 rumah warga tergenang banjir bercampur lumpur. 

Banjir yang terjadi kesekian kalinya di kawasan ini terjadi setelah adanya huja deras yang berlangsung lebih dari dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadin ini, sedangkan, kerugian materi masih dalam pendataan. 

Hingga Rabu (26/12) pagi, warga masih membersihkan lumpur sisa banjir yang tertinggal di sekitar pemukiman mereka.

Berdasarkan informasi dari Kantor BPBD setempat menyebutkan, banjir bandang itu terjadi pada Selasa (25/12) petang. Musibah ini terjadi setelah kawasan selatan Bojonegoro ini diguyur hujan deras selam alebih dari dua jam sejak pukul 14.00 WIB.

Kondisi tersebut mengakibatkan 19 unit rumah warga di Dusun Kali Klampok RT.18,19, dan Dusun Dawe RT 33 Desa Bobol, Kecamatan Sekar tergenang banjir bercampur lumpur.
    
"Betul, banjir musuk ke pemukiman sekitar pukul 15.00 WIB," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kantor BPBD Bojonegoro, Eko Susanto kepada Media Indonesia, Rabu (26/12) pagi.

 

Baca juga: Gubernur Sulsel Imbau Masyarakat Antisipasi Bencana

 

Menurut dia, banjir itu melanda dua dusun di Desa Bobol. Yakni, di Dusun Kali Klampok yang RT.18,19, terdapat 15 unit rumah yang terdampak dan di Dusun Dawe RT 33, terdapat 4 rumah yang tergenang.
    
Banjir yang terjadi ke sekian kalinya itu, lanjut dia, dipicu hujan deras yang menguyur Kecamatan Sekar selama dua jam. Ke -19 rumah yang terdampak di Dusun Kali Klampok RT 18,19 RW 06 itu masing-masing milik Paiman, Ranto, Karim, Dilem, Rambi, Paser, Sikan, dan Marijan. 

Selain itu, juga rumah Rasiman, Suparno, Martoyo, Suwoto, Salim, Gono, dan Tekad. Sementara, untuk 4 rumah warga lainnya yang tergenang berada di Dusun Dawe RT 33 Desa Bobol, antara lain Padi, Winarsih, Tarmi Ningsih, dan Tarmi. 

"Jadi total rumah yang tergenang 19 unit," tambahnya.
    
Hingga Rabu (26/12) pagi, warga masih membersihkan pemukimannya dari lumpur dam material lainnya sisa banjir. BPBD juga masih melakuka pendataan jumlah kerugian materi akibat kejadian ini. Warga juga tetap diminta waspada terhadap potensi bencana yang kerap terjadi di sekitar tempat tinggalnya.

Sejak awal penghujan banjir bandang telah melanda sedikitnya tiga kali di kawasan tersebut. Banjir juga dipicu gundulnya hutan di kawasan selatan kabupaten setempat. Hutan di sejumlah kecamatan bagian selatan banyak yang beralih fungsi menjadi lahan tanaman jagung. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More