Senin 24 Desember 2018, 02:00 WIB

Tim PBB Tiba Melerai Pertempuran

Ant/I-2 | Internasional
Tim PBB Tiba Melerai Pertempuran

AFP

 

Kepala misi PBB yang memantau gencatan senjata di Hudaidah, Yaman, tiba di Bandar Udara Aden pada Sabtu (22/12).

Informasi tersebut diungkapkan satu sumber PBB seperti disitat kantor berita Antara, kemarin.

Selanjutnya, Kepala misi PBB Mayor Jenderal (Purn) Patrick Cammaert asal Belanda akan pergi ke Kota Sana’a, dan kemudian ke Hudaidah, kota pelabuhan di Laut Merah, setelah bertemu dengan para pejabat pemerintah setempat.

Sebelumnya, Dewan Keamanan PBB pada Jumat (21/12) telah menyetujui dengan suara bulat pengiriman satu tim PBB untuk memantau gencatan senjata di kawasan­ Hudaidah, Yaman, setelah terjadi selama beberapa hari perselisihan yang mengadu domba Amerika Serikat (AS) melawan sekutu Inggris.

Adapun pihak-pihak yang bertempur di Yaman saling menyalahkan atas pelanggaran terhadap gencatan senjata yang ditengahi PBB di Hudaidah.
Padahal, gencatan senjata itu dimaksudkan untuk menghindari terjadinya pertempuran mati-matian dalam merebut kota pelabuhan yang vital tersebut.

Selain itu, gencatan senjata juga ditujukan untuk memuluskan jalan bagi sejumlah upaya perundingan perdamaian. Menurut laporan arga setempat, gempuran pada Selasa (18/12) malam, bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan gencatan senjata, berlangsung selama satu jam di pinggiran bagian selatan dan timur kota Laut Merah yang dikuasai kelompok Houthi.

Kawasan itu merupakan  urat nadi bagi jutaan orang yang kini berisiko menderita kelaparan. Namun, pada Rabu (19/12), suasana kembali tenang.

Menurut sumber di koalisi pimpinan Arab Saudi, yaitu kubu yang berperang melawan Houthi dukungan Iran, jika tim pemantau internasional tidak secepatnya ditempatkan di Hudaidah, perjanjian yang sudah dicapai terkait proses pembangunan kepercayaan yang ditengahi PBB itu, dapat membuat bimbang masyarakat.

Di lain hal, TV al-Masirah yang dikelola Houthi malah menuding pasukan koalisi sengaja melancarkan serangan­ atas beberapa tempat di Hudaidah, termasuk kawasan di sebelah timur bandar udara.

Sebaliknya, kantor berita Uni Emirat Arab WAM yang mengutip sumber di Yaman melaporkan, pihak yang memulai pertempuran ialah militan Houthi.
Kelompok itu dituding melancarkan serangan bom mortir dan roket terhadap rumah sakit pada 22 Mei di bagian timur kota tersebut. (Ant/I-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More