Banjir Bandang Terjang Dairi Sumut

Penulis: Puji Santoso Pada: Rabu, 19 Des 2018, 16:30 WIB Nusantara
Banjir Bandang Terjang Dairi Sumut

ANTARA

BANJIR bandang menerjang beberapa Desa Longkotan dan Desa Sibongkaras yang berada di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara (Sumut). 

Banjir tersebut dilaporkan menghanyutkan 2 unit rumah dan sejumlah warga dinyatakan hilang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, Bahagia Ginting, mengatakan banjir bandang terjadi akibat hujan deras yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir sehingga Sungai Bongkaras meluap.

"Kejadiannya kemarin (Selasa) dan upaya pencarian masih dilakukan Tim kita hingga saat ini. Kita belum berhenti sebelum ada warga yang berhasil kami temukan," katanya yang dihubungi Rabu (19/12).

Data yang diperoleh menyebutkan warga yang dinyatakan hilang diantaranya Tina Tumangger, 33, Elprida Sinaga, 31, Hasugian, 30, dan boru Padang, 29. Tim SAR gabungan sendiri, menurutnya, sudah turun ke lokasi dan melakukan pencarian di sepanjang aliran banjir bandang.

 

Baca juga: KAI Daop 6 Ingatkan Bencana Longsor dan Perlintasan Sebidang

 

"Tim SAR gabungan dari Polri, TNI, SAR Medan dan BPBD sudah turun dan terus melakukan pencarian. Perkembangan lanjutan nanti kami informasikan," ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah warga setempat yang terkena dampak banjir bandang di Dairi memilih untuk mengungsi ke lokali yang dianggap lebih aman. Di antara tempat yang dianggap para warga itu adalah rumah-rumah kerabat mereka atau ke lokasi lain yang agar jauh dari lokasi bencana.

Pemerintah daerah setempat dibantu tim petigas dari BPBD setempat juga menyediakan sejumlah tenda maupun fasilitasnya berikut logistik yang cukup selama para warga berada dalam pengungsian. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More