Penerima Anugerah Bela Negara Ajak Masyarakat Berbuat Nyata untuk NKRI

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Minggu, 16 Des 2018, 20:02 WIB Politik dan Hukum
Penerima Anugerah Bela Negara Ajak Masyarakat Berbuat Nyata untuk NKRI

MI/MOHAMAD IRFAN

KEMENTERIAN Pertahanan memberikan Anugerah Bela Negara 2018 kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendukung program pembinaaan kesadaran bela negara.

Anugerah Bela Negara dalam rangka peringatan bela negara ke-70 yang mengambil tema 'Bela Negara untuk Kemakmuran Rakyat' diberikan salah satunya untuk kategori individu kepada Jusuf Hamka yang dikenal sebagai pengusaha yang membuka warung nasi kuning dengan harga murah.

"Alhamdulilah hari ini karena dagang nasi kuning dapat penghargaan. Ini sesuatu yang sangat luar biasa," kata Jusuf di Jakarta, Minggu (16/12).

Baca juga: Menhan Tegaskan Bela Negara Kewajiban Semua WN

Dia berpesan pada seluruh elemen bangsa agar mengambil peran nyata mencintai NKRI sehingga jangan sampai TNI, Polri dan pemerintah berjalan sendiri untuk mengurus negara.

"NKRI harga mati, pancasila, tanggung jawab kita semua warga negara Indonesia, kita harus terlibat. Dan juga tidak perlu lagi ada pembedaan karena suku, agama. Kalau cinta kepada tanah air, sayang kepada rakyat Indonesia, dia sayang kepada karyawan, pembantu, tetangga. Dialalah warga negara sebenarnya.NKRI harga mati," tegas dia.

Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Bondan Tiara Sofyan menambahkan kegiatan ini merupakan pemberian penghargaan bela negara dari Kementerian Pertahanan kepada warga negara indonesia yang telah melaksanakan aktivitas bela negara.

Dalam penghargaan Anugerah Bela Negara 2018 akan ada enam kategori yakni untuk korporasi, media massa, perguruan tinggi, warga negara yang sudah senior, kalangan milenial, dan personil.

"Kami berikan kepada yang konsisten melaksanakan kegiatan bela negara, melakukan aktivitas bela negara, menyuarakan bela negara, menunjukkan nilai-nilai bela negara. Kemudian, kepada individu yang mencerdaskan masyarakat di wilayah perbatasan," ujar dia.

Jusuf Hamka seperti diketahui membuka warung makan di Jalan Yos Sudarso Kav 28 Jakarta. Hanya dengan membayar Rp 3.000, pembeli bisa menikmati menu nasi dengan aneka macam lauk pauk.

Warung murah meriah ini bernama Podjok Halal yang ia bangun dengan satu tujuan, mengurangi beban kaum dhuafa dan orang-orang berpenghasilan rendah. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More