Babinsa Garda Terdepan Penjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Minggu, 16 Des 2018, 17:56 WIB Politik dan Hukum
Babinsa Garda Terdepan Penjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) seluruh Indonesia ketika menghadiri Apel Besar Babinsa di Hanggar KFX PT DI di Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/7).

PRESIDEN Joko Widodo memberikan pengarahan kepada 3.316 personel bintara pembina desa atau Babinsa dari Kodam II/Sriwijaya, Kodam Iskandar Muda, Kodam I/Bukit Barisan di Balairung Pinang Masak, Universitas Jambi, Minggu, (16/12).

Menurut Presiden, sebagai garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, ia berharap Babinsa bisa menjaga stabilitas politik di wilayah masing-masing.

Baca juga: Tunjangan Babinsa Naik, Presiden: Bintara saja dapat Rp1 Juta

"Tugas Babinsa dan Babinkamtibmas itu ada pada unit teritori terkecil yaitu desa. Mereka itu ada kancing baju jatuh saja mereka dengar. Jangan sampai konflik sekecil apapun di desa kita. Segera padamkan kalau ada konflik, api kecil. Jangan biarkan itu membesar," pesan Presiden.

Peran Babinsa semakin sentral di tahun politik ini. Perbedaan politik, tandas Kepala Negara, bisa memecah kerukunan dan persatuan bangsa. Padahal, dua hal tersebut merupakan aset terbesar bangsa.

Presiden mengatakan, dengan kemajemukan suku bangsa dan terdiri atas 17.000 pulau, 714 suku serta 1.100 bahasa, persatuan menjadi modal penting bangsa Indonesia. Jika tidak dijaga, disintegrasi bangsa berpotensi mengancam. Oleh sebab itu, Presiden mengajak Babinsa berperan aktif merajut persatuan dan kerukunan bangsa.

"Perbedaan-perbedaan itu harus terus kita sadarkan kepada masyarakat kita. Aset terbesar kita adalah persatuan, kerukunan, persaudaraan. Ajak masyarakat untuk terus membangun persatuan itu dari agama apapun dan suku apapun. Dalam rangka menjaga stabilitas politik dan keamanan, dalam rangka untuk pembangunan terus yang berkelanjutan," tandasnya.

Dia juga meminta peran Babinsa memberikan kedewasaan kepada masyarakat, masyarakat sehingga matang dalam berpolitik. "Memilih siapapun terserah, tapi jangan sampai di tahun-tahun politik begitu banyak fitnah, kabar bohong, hoaks di media sosial, jangan sampai perubahan itu membuat dampak tidak baik bagi kita," tegas mantan Wali Kota Solo itu.

Baca juga: Kenaikan Tunjangan Babinsa Tanda Perhatian Pemerintah

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Babinsa ikut membuat berperan aktif membantu kehidupan sehari-hari masyarakat. Misalnya, membangun jembatan gantung, mengajar masyarakat di pedalaman dan hal-hal konkrit lain yang dilakukan di desa-desa.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Heru Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, dan Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More