Jelang Tahun Baru, Jalur Menuju Puncak-Cipanas Akan Ditutup

Penulis: Antara Pada: Minggu, 16 Des 2018, 21:20 WIB Nusantara
Jelang Tahun Baru, Jalur Menuju Puncak-Cipanas Akan Ditutup

MI/BENNY BASTIANDY

SATLANTAS Satlantas Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menutup arus kendaraan menuju Puncak-Cipanas, pada malam pergantian tahun tepatnya pukul 18.00 WIB, mulai dari perempatan Tugu Lampu Gentur-By Pass Cianjur.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono mengatakan penutupan arus kendaraan fokusnya yang menuju arah Puncak-Cipanas dan sekitarnya, kecuali warga sekitar mulai dari perempatan By Pass Cianjur.  

Baca juga: Anies Jamin Stok Sembako Aman untuk Natal dan Tahun Baru

"Penutupan akan dilakukan di seputaran pos Traffic Management Control (TMC) pada 31 Desember pukul 18.00 WIB. Hanya warga dengan KTP Cugenang, Pacet, Cipanas dan Sukaresmi yang diperbolehkan melintas," katanya di Cianjur, Minggu (16/12).

Kendaraan yang mengarah ke Jakarta akan dialihkan melalui jalur Sukabumi maupun ke arah Jonggol dan untuk penyekatan kedua dilakukan pukul 20.00 WIB di sekitar Rumah Makan Bumi Aki di Ciloto-Puncak.

Pada malam Tahun Baru 2019, antusias warga untuk merayakan malam pergantian tahun di kawasan Puncak dan sekitarnya relatif sangat tinggi. Sehingga, perlu adanya upaya antisipasi untuk mengatasi lonjakan jumlah kendaraan agar tidak terjadi macet total.

"Pada Natal dan Tahun Baru 2019, Polres Cianjur akan menyiapkan satu Pos Pengamanan Terpadu di kawasan pusat perbelanjaan di Jalan KH Abdullah bin Nuh tepatnya di depan Cianjur Supermall," katanya.

Baca juga: PLN Nias Siaga Hadapi Natal-Tahun Baru

Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah pasti pos  pengamanan yang akan disiapkan pada Operasi Lilin Lodaya kali ini, namun anggota berseragam akan disebar di masing-masing pos.

"Satlantas Polres Cianjur, akan menyebar anggota di masing-masing Pos Pengamanan di sejumlah titik, mereka akan bertugas sebelum Natal sampai usai pergantian tahun," katanya. (Ant/OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More