Pesta Seks di Sleman, Bupati Siapkan Sanksi

Penulis: Agus Utantoro Pada: Minggu, 16 Des 2018, 10:05 WIB Nusantara
Pesta Seks di Sleman, Bupati Siapkan Sanksi

MI/Agus Utantoro

BUPATI Sleman, Sri Purnomo, menyatakan akan menjatuhkan sanksi yang cukup berat kepada home stay yang kedapatan menjadi ajang pesta seks.

Di sela-sela peresmian Balai Desa Caturtunggal, Sabtu (15/12), Sri Purnomo mengatakan, Pemkab Sleman sedang melakukan penyelidikan dan sekaligus juga menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.

"Hasilnya nanti akan kami jadikan dasar pertimbangan untuk mengambil kebijakan yang selanjutnya," kata Bupati.

Menurut Bupati, jika pemilik penginapan itu terbukti terlibat atau mengetahui namun membiarkan, izin operasional home stay tersebut akan dicabut. Namum, lanjutnya, jika pemilik tidak mengetahui juga akan diberi sanksi yang berat.  

"Kenapa? Mereka tidak tahu penggunaannya. Apalagi jika terbukti mereka tidak memiliki izin, akan lebih berat lagi karena melanggar Perda yang ada di Kabupaten Sleman," katanya.

 

Baca juga: Atraksi Budaya Digelar di KRI Bung Tomo


Di tempat yang sama Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengaku sedih terkait adanya pesta seks yang terjadi di sebuah homestay di kawasan Condongcatur, Depok Sleman.

"Malu dan sedih saya. Jogja kok begini. Kok seperti ini bisa terjadi di Jogja, saya nggak mengerti," katanya.

Yogyakarta, katanya dikenal sebagai daerah yang penduduknya menjunjung tinggi nilai-nilai dan norma kesopanan, namun ternyata terjadi hal yang semacam itu. 

"Harapannya itu yang pertama dan terakhir, jangan sampai terjadi lagi," kata Sultan.

Sri Sultan dengan tegas menyatakan, aktivitas pesta seks tersebut sebagai kegiatan yang tidak beradab dan memalukan. Untuk mencegah hal yang semacam itu terjadi lagi, Sri Sultan meminta agar hukum ditegakkan.

"Cara menanggulangi? Kene mosok kon ngawasi siji-siji, yo raiso. Satu-satunya cara, hukum harus ditegakkan," tegasnya.

Menurut Sri Sultan, jikalau masyarakat mentoleransi hal-hal negatif seperti itu, dipastikan kasus pesta seks tersebut akan berulang. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More