Seni Instalasi Melampaui Ruang

Penulis: Abdillah Muhammad Marzuki Pada: Minggu, 16 Des 2018, 00:40 WIB Weekend
Seni Instalasi Melampaui Ruang

MI/BARY FATHAHILAH

DARI jauh, tulisan itu menarik pandang. Warna-warna ceria menggoda untuk disambangi. Nuansa pop dan kekinian langsung berasa hanya dari lirik. Terdapat lima hurup kapital berjajar yang dibuat dengan ukuran tidak biasa. Berturut menyusun kata ARTCH.

Dua berada di ujung dibuat berbeda dengan tiga di tengah. Keduanya tidak memancarkan cahaya. Sebagai gantinya, dua huruf kapital itu berongga dengan yang cukup untuk dilewati dua orang. A dan H, dua huruf tersebut ialah pintu untuk menuju ruang dibalik tulisan ARCH.
Dalam ruang itu, terdapat beberapa bagian menarik. mulai instalasi ruang taman, kamar kapsul, hutan, hingga ruang cahaya.

Bayangkan sebuah kamar hanya dengan ukuran sekira 2 meter x 3 meter. Namun di dalamnya, pengguna bisa banyak melakukan aktivitas. Kasur yang cukup untuk merebahkan tubuh, layar televisi yang mulai dari nonton televisi, membuka laptop, mengisi daya ponsel, hingga menggantung handuk. Tak lupa beberapa pot bunga dipajang untuk menambah keasrian suasana.

Kamar kapsul itu merupakan salah satu seni instalasi yang ditampilkan dalam Beyond Artch Space (BAS) 2018 yang digelar PT PP Properti Tbk di Mal Lagoon Avenue Bekasi. Pameran tersebut dijadwalkan akan berlangsung dari 1 hingga 15 Desember 2018.

Beyond Space ialah dua kata yang menginspirasi terselenggaranya acara BAS 2018. Terdapat 12 seni instalasi ruang yang merepresentasikan dari tagline Beyond Space. Setiap desain ruang punya sensasi kenyamanan, ketenangan, dan kesejukan. Selain pameran seni instalasi, masih ada pameran arsitektural, sayembara, dan talkshow. Ketiganya merupakan penjabaran dari konsep utama beyond art, yakni space berupa pameran arsitektur, inovasi berupa pameran seni instalasi produk PP Properti, dan solusi berupa sayembara dan talkshow.

“Konsep Beyond Artch Space sejalan dengan pertumbuhan kami yang pada tanggal 12 Desember 2018 tepat berusia 5 tahun. Kami menjadikan transformasi digital sebagai strategi perusahaan, di mana digitalisasi merupakan gerakan distruptif untuk memberikan efisiensi dan efektivitas dalam melakukan proses bisnis saat ini,” terang Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat dalam pembukaan acara BAS 2018, Sabtu (1/12).

Konsep beyond space merupakan landasan untuk menciptakan desain dan konsep arsitektur bangunan dengan berbagai aplikasi. Bukan sekadar menyediakan ruang dan tempat, melainkan juga mampu memberikan ketenangan, kenyamanan, dan kesejukan bagi penghuninya. Bangunan tersebut juga dapat menyelaraskan kehidupan dengan lingkungan. Sehingga pada akhirnya untuk kesehatan lahir dan batin. “Beyond space, kita simpel sih, tidak hanya sekadar ruang,” terang Direktur Realti Galih Saksono, Rabu (5/12).


Aspek penilaian

Beyond space menjadi salah satu aspek penilaian dari lomba karya desain yang mencapai 400 peserta. Para peserta lomba yang menjadi pemenang, karyanya dipamerkan dalam pameran tersebut. Dari jumlah tersebut, terpilih lima karya pada tiap kategori.

“Dari sayembara ada lima pemenang dan hasilnya kami pamerkan di area exhibition,” kata Ketua Pelaksana BAS 2018 Adhitya W Putranto.

Kategori untuk sayembara desain ialah instagramble spot, children trauma center, connecting bridge, marketing office, dan interactive sculpture. Beberapa karya kontestan terbaik dipamerkan dalam BAS 2018.

Dalam kategori instagramble spot misalnya, terdapat beberapa desain menarik seperti #cintasegitiga. Desain itu mengambil bentuk dasar segitiga yang dilapisi bidang reflektif pada ketiga sisi dalamnya. Menghasilkan kaleidoskop yang memunculkan efek warna yang indah tetapi membingungkan. Layaknya cinta segitiga.

Desain itu diperuntukkan untuk kaum muda yang sedang bersema­ngat dalam menjalani kehidupan, termasuk kehidupan asmara. Kisah cinta segitiga merupakan dinamika kehidupan yang hampir setiap orang pernah terjebak di dalamnya. Bagi yang sedang menggalami dilema cinta segitiga, spot foto tersebut pasti akan bermakna. “Cinta segitiga. Sebuah cinta yang tulus namun rumit untuk dijalani,” begitu yang tertulis dalam keterangan karya.

Selain #cintasegitiga, masih ada desain lain seperti Space in the Bridgecage Garden dengan instalasi taman berbentuk sangkar burung. Bright Side of the Ocean dengan tema kehidupan bawah laut. #adaPPtive sPPot menggunakan instalasi dengan konsep mewadahi kebutuhan produsen, konsumen, model, maupun fotografer. Chamber of Infinity menggunakan ruang berisikan bola-bola yang punya gradasi warna menarik dan dipadu dengan penempatan cermin di sepanjang sisi untuk menimbulkan kesan infinity room.

Salah satu yang menarik dari desain children trauma center adalah Haroon Traumatic Children Center yang konsep bongkar pasang. Sebanyak 70% material yang digunakan berasal dari daur ulang material dan bangunan yang runtuh, sehingga menghemat biaya dan waktu pembangunan.

Masih ada Kayon Connecting Bridge yang merupakan perwujudan dari konsep kayon atau gunungan dalam pagelaran wayang. Filosofi bentuknya melambangkan koneksi cipta, rasa, dan karsa manusia untuk menuju Sang Pencipta yang akrab disebut Golong Gilig.

Sementara itu, dari kategori interactive sculpture, salah satunya ialah The Singing Koto. Desain tersebut merupakan interpretasi dari bentuk alat musik Koto yang ditransformasikan melalui material modern. Rangka utama menggunakan baja dilengkapi dcngan 13 senar dari baja sling yang apabila disentuh akan mengeluarkan musik instrumental Koto khas Jepang.

Karya desain arsitektur yang dipamerkan memang sangat sarat dengan konsep beyond space. Desain tersebut menempati ruang, tetapi ada sesuatu yang jauh dari sekadar meruang. Terdapat nilai lain yang dimunculkan sebagai jawaban atas fungsionalitas tanpa harus mengorbankan dimensi kebutuhan jiwa. (M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More