Menhan: Penembak Pekerja di Papua adalah Pemberontak

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 15 Des 2018, 13:50 WIB Politik dan Hukum
Menhan: Penembak Pekerja di Papua adalah Pemberontak

MI/Susanto

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa kasus pembunuhan 31 pekerja proyek Transpapua di Kabupaten Nduga, Papua, bukan lagi dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB), namun adalah pemberontak.

"Yang namanya bersenjata melepaskan diri namanya pemberontak. Ndak usah beralasan, yang namanya melepaskan diri adalah pemberontak," kata Menhan usai acara "Deklarasi Merah Putih Untuk NKRI" di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu.

Menhan mengatakan penanganan peristiwa itu harus dilakukan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), bukan lagi kepolisian.

"Memang sama-sama (mengamankan ketertiban masyarakat), kapan polisi di depan (bertugas) dan kapan TNI itu ada peraturannya," ujarnya, menegaskan.

Baca juga: DPR Setuju Jika Pemerintah Luncurkan Operasi Militer di Papua

Pada kesempatan itu, Menhan mengatakan kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI oleh petugas parkir di Jakarta sebaiknya sudah dilupakan.

"Riak-riak sedikit kejadian di Jakarta, kita lupakan saja. Yang penting, ke depan gak boleh terjadi lagi," ujarnya.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan pertemuan antara ulama umaro (TNI dan Polri) bersama Menhan Ryamizard Ryacudu dapat memberikan jaminan ketahanan dan pertahanan NKRI yang lebih solid.

"Kami berharap penyelenggaraan kegiatan itu dapat meningkatkan kembali tali silaturahmi ulama antara TNI dengan Polri sebagai pilar bangsa," tuturnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More