Indonesia Nyaris sudah tanpa Asa

Penulis: Budi Ernanto Pada: Sabtu, 15 Des 2018, 00:30 WIB Olahraga
Indonesia Nyaris  sudah tanpa Asa

Anthony Sinisuka Ginting

PELUANG Indonesia untuk membawa pulang setidaknya satu gelar dari turnamen BWF Final World Tour 2018 nyaris sirna. Betapa tidak?

Sebanyak lima wakil ‘Me-rah Putih’, yaitu Anthony Sinisuka Ginting, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dua ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, serta ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja sudah harus angkat koper setelah dikalahkan lawan masing-masing. Satu-satunya atlet Indonesia yang tersisa ialah Tommy Sugiarto.

Pasangan ganda putra nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang semula paling diharapkan bisa membawa gelar harus mengalami kenyataan pahit. Mereka tak bisa melanjutkan pertandingan lantaran Marcus mengalami cedera pada leher.

Padahal sedianya pasangan berjuluk the Minions itu akan bertemu Han Chengkai/Zhou Haodong (Tiongkok), kemarin. Asisten pelatih ganda putra Aryono Miranat mengatakan Marcus sudah merasakan lehernya sakit sejak menjalani pertandingan pertama pada Rabu (12/12) melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark). Karena ditakutkan semakin parah, jadi lebih baik kedua pasangan ganda putra terbaik dunia itu mundur.

“Sudah terapi dua kali, tapi hasilnya kan memang tidak bisa langsung sembuh. Dia butuh istirahat dan kami belum tahu apakah sakitnya parah atau tidak,” kata Aryono.

“Ketika lawan Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok) pada Kamis (13/12), Marcus terlihat sering menggelengkan kepala, dia mainnya tidak maksimal,” imbuh dia.

Menurut Aryono, Marcus sudah melaporkan cederanya kepada pihak medis Final World Tour. “Walau Kevin masih ingin main, keduanya sepakat untuk mundur. Ini hal yang terbaik untuk mereka karena awal tahun depan kan sudah harus tanding lagi. Ada banyak pula turnamen penting menjelang Olimpiade 2020,” pungkas Aryono.

Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga gagal merebut tiket ke babak empat besar akibat kalah 18-21 dan 7-21 dari Du Yue/Li Yinhui (Tiongkok). Hasil pertandingan itu membuat Greysia/Apriyani tak mampu mendapatkan satu kemenangan pun di babak penyisihan.

“Sebetulnya waktu masuk lapangan, kami tidak berpikir bahwa kami sudah kalah dua kali, tidak juga berpikir soal menang atau kalah. Kami mau cari cara main terlebih dahulu. Tidak ada pikiran macam-macam,” kata Greysia.
Senada,  Apriyani menyebut  pola permainan mereka tidak berjalan baik.

Gagal total
Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting tidak mampu berbuat banyak. Dia tidak meraih satu pun kemenangan dari tiga pertandingan yang harus dijalani. Di laga terakhir yang berlangsung kemarin, Anthony kalah dua gim langsung dengan skor 11-12 dan 10-21 dari Son Wan Ho (Korea Selatan).

Ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja juga menjadi wakil Indonesia yang gagal melanjutkan kiprah. Mereka harus mengakui keunggulan Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok) 0-2 (16-21, 13-21). (BadmintonIndonesia/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More