Upacara Agung Homa Atisa Doakan Kedamaian Indonesia

Penulis: Micom Pada: Minggu, 09 Des 2018, 10:05 WIB Humaniora
Upacara Agung Homa Atisa Doakan Kedamaian Indonesia

Ist

SEBANYAK 30 ribu umat Buddha melaksanakan upacara Agung Homa Atisa 2018 di ICE BSD Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (8/12) lalu.

Upacara dilaksanakan dalam rangka memperingati 1.000 tahun kedatangan Atisa Dipamkara ke Indonesia pada zaman Kerajaan Sriwijaya di Jambi, Sumatra, pada 1013.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan keagamaan Buddha 'Tapak Tilas Sewu Tahun' yang dimulai di Candi Muaro Jambi pada Agustus 2018 dan Candi Borobudur pada Oktober 2018 dengan tema ikrar dan pengamalan Boddhicitta.

Dalam kesempatan itu, pendiri True Buddha School, Sheng-yen Lu, yang sudah menulis setidaknya 269 buku selama 51 tahun terakhir mendoakan agar Indonesia menjadi negara yang maju, sejahtera, aman meski di tengah tahun politik.

"Kita terhadap sesama seharusnya tidak membeda-bedakan, semua akan menjadi damai. Apalagi, Indonesia 1.000 tahun yang lalu merupakan negara yang salah satunya agamanya adalah Buddha," ujar Master Lu sehari sebelum upacaya Agung Homa Atisa di Baywalk Mal, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (7/12).

Pada Jumat di Baywalk Mall Pluit, Master Lu juga mengadakan penandatangan buku terbarunya yang dihadiri umat zhenfozong. Menulis buku merupakan salah satu dharma yang dilakukan olehnya untuk menyebarkan kebaikan kepada umat manusia.

Master Lu menyebutkan kunci dari perdamaian di dunia ialah dengan mengamalkan Tri Karunia Maha Kasih agar setiap negara damai dan berjalan penuh kasih. Selain itu, tentunya mengasihi sesama akan mendatangkan kedamaian.

"Di Indonesia kita juga memiliki lembaga sosial, yayasan pendidikan. Dari situ kita berbuat sesuatu baik dalam hal materi lahir batin, termasuk aktif dalam memberikan bantuan bagi korban bencana alam di Indonesia," tambahnya.

Ia berharap dengan pelaksanaan Buddha Dharma maka setiap makhluk hidup dapat meningkatkan kualitas batinnya. Sehingga semua alur hidup berjalan dengan baik kepada sesama akan menjadi damai dan sejahtera.

Kedatangan Dharma Raja Lian Sheng ke Indonesia kali ini merupakan untuk yang kelima kalinya.

Sebelumnya, Dharma Raja Lian Sheng telah berkunjung ke Indonesia pada 1980, 1992, 2011, 2012 untuk mengadakan upacara keagamaan.

Ketua Walubi, Hartati Murdaya, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Djarot Saiful Hidajat, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, turut hadir makan siang bersama Master Lu sebelum memulai upacara Agung Homa Atisa 2018. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More