Global Alwakil Indonesia Buka Pasar TKI di Timur Tengah

Penulis:  Muhammad Fauzi Pada: Senin, 10 Des 2018, 22:30 WIB Ekonomi
Global Alwakil Indonesia Buka Pasar TKI di Timur Tengah

PRESIDEN Komisaris Global Alwakil Indonesia, Dr. Fahmi Idris menyatakan, gagasan membangun perusahaan Global Alwakil Indonesia untuk memberi perlindungan atau proteksi. Baik proteksi terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keberlangsungan perusahaan.

"Kami memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah untuk melaksanakan strategi reformasi sistem migrasi jangka panjang, yang tentu saja salah satunya adalah keterlibatan pihak swasta dalam membangun ekosistem migrasi yang sustainable (berkelanjutan)," tutur Fahmi dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, Senin (10/12).

Berangkat dari masalah itulah, lanjut mantan Menteri Tenaga Kerja ini, menjadi alasan pihaknya mendirikan PT Global Alwakil Indonesia yang ditujukan untuk menghimpun investasi di bidang pengembangan SDM, membangun standardisasi kompentensi spesifik untuk link & match dengan industri, membangun sistem berbasis teknologi informasi dalam menghimpun data pekerja migran.

"Selain itu memastikan sinergi proses perekrutan, pelatihan hingga penempatan pekerja migran Indonesia. Kami juga membangun sistem perlindungan bagi pekerja migran dari mulai bantuan hukum hingga mempersiapkan piranti lunak dan keras," tambah Fahmi lagi. 

Fahmi menyatakan berdasarkan pengalamannya, pemerintah tidak dapat serta merta menjalankan semua program strategisnya tanpa dukungan dan sinergi pihak swasta. Karena pada dasarnya pasar tenaga kerja pada akhirnya adalah domain swasta.

Ia berharap pada suatu hari nanti, TKI akan mengisi berbagai pasar tenaga kerja di dunia dengan kualitas kompetensi yang tinggi, yang akan dikenal sebagai Indonesian Global Workers atau Pekerja Global Indonesia.

CEO Global Alwakil Indonesia, Hemasari Dharmabumi menambahkan, upaya-upaya yang telah dilakukan oleh GAI selain bekerja sama dengan beberapa pemerintah daerah (Pemda) dan swasta di bidang sistem rekrutmen, juga telah bekerja sama dengan berbagai Balai Latihan Kerja (BLK) di bidang pelatihan. 

Melalui proses yang sangat ketat, GAI telah menghimpun berbagai Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dalam sebuah konsorsium yang dinamakan Konsorsium Alwakil.

"Employment Business Meeting di Jeddah dimaksudkan untuk memperkenalkan potensi pekerja Migran Indonesia pada sektor hospitality, health care, oil & gas, construction, dan retail," papar Hemasari.

Pada kesempatan EBM ini, juga telah ditandatangani MOU antara PT Global Alwakil Indonesia dengan Saudi Manpower Solutions (SMASCO) dalam hal pengiriman tenaga medis khususnya perawat, yang akan dimulai pada awal 2019.

SMASCO merupakan perusahaan Mega Recruitment pertama di Arab Saudi, yang telah menempatkan lebih dari 90 ribu tenaga kerja manca negara di negeri itu. (O-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More