Pembangunan Pedestrian di Jalan Ahmad Yani Dilanjutkan

Penulis: Gana Buana Pada: Senin, 10 Des 2018, 17:31 WIB Megapolitan
Pembangunan Pedestrian di Jalan Ahmad Yani Dilanjutkan

MI/CIKWAN

PEMERINTAH Kota Bekasi berencana melanjutkan pembangunan jalur khusus pejalan kaki (pedestrian) di jalan arteri di wilayahnya. Pada 2019 mendatang, anggaran sebanyak Rp4 miliar disiapkan untuk membangun 1,5 kilometer pedestrian di Jalan Ahmad Yani.

“Tahun depan tidak banyak, hanya 1,5 kilometer di Jalan Ahmad Yani," ungkap Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hadi, Senin (10/12).

Baca juga: 1400 Lampu Akan Hiasi Jalan Ahmad Yani Karawang

Widayat menjelaskan, adapun pembangunan pedestrian akan dilakukan mulai dari depan kios Bakso Lapangan Tembak hingga Kantor Pemerintah Kota Bekasi. Pedestrian ini, juga akan dilengkapi dengan guiding block atau garis pemandu khusus bagi warga penyandang disabilitas.

Pemasangan guiding block, kata Widayat, merupakan salah satu pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas. Saat ini, pemasangan guiding block sudah dimulai di beberapa titik, salah satunya di Kantor Pemerintahan Kota Bekasi dan Kawasan Summarecon Bekasi. “Sebelumnya belum ada, baru kami pasang,” kata dia.

Widayat mengakui, lanjutan pembangunan pedestrian terbentur keterbatasan anggaran pemerintah. Ditambah, bantuan dana hibah dari DKI Jakarta pada 2019 lebih fokus untuk kebutuhan pembangunan fly over dan pelebaran Jalan Raya Narogong. Ke depan, selain membangun pedestrian ideal bagi pejalan kaki di Jalan Ahmad Yani, pemerintah juga akan membangun pedestrian di sejumlah titik lainnya yakni di jalan M Hasibuan dan melanjutkan pembangunan pedestrian di Jalan KH Noer Ali. “Pedestrian di Jalan KH Noer Ali sebelumnya memang dibangun menggunakan dana hibah dari DKI Jakarta,” jelas dia.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Dinas Tata Ruang (Distaru) Erwin Guwinda menyampaikan pembangunan jalur pedestrian di jalan Ahmad Yani memang sudah dilakukan. Namun belum dilengkapi dengan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Erwin menjelaskan, pembangunan pedestrian ini menghabiskan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk sisi timur pada 2017 kemarin. Meski belum memiliki fasilitas penyandang disabilitas, pihaknya berupaya melengapi fasilitas pejalan kaki seperti tempat duduk, taman, serta lampu Penerang Jalan Umum (PJU).

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi sempat memangkas anggaran pembangunan pedestrian di Jalan Ahmad Yani. Pada 2017, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi (sekarang DBMSDA), hanya dibangun 1 kilometer saja, dari perencanaan pembangunan 2 kilometer di tahun 2017. Saat itu, APBD 2017 tercatat mengalami defisit sekitar Rp122 miliar. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More