Minggu 09 Desember 2018, 11:29 WIB

Gempa 5.0 Skala Richer Guncang Pantai Pangandaran, Alat EWS Berbunyi

Kristiadi | Nusantara
Gempa 5.0 Skala Richer Guncang Pantai Pangandaran, Alat EWS Berbunyi

Ilustrasi

 

GEMPA bumi berkekuatan 5.0 Skala Richter menguncang Kabupaten Pangandaran dan dirasakan oleh warga berada di wilayah Kabupaten Ciamis. 

Kejadian itu terjadi pada Minggu (9/12) pukul 09.50 WIB, tetapi sampai sekarang ini belum adanya laporan kerusakan yang telah ditimbulkan bencana tersebut.

"Gempa bumi yang terjadi sejak pagi tidak menimbulkan tsunami dan tentu getarannya kecil dan yang paling besar berada di tengah laut. Akan tetapi masyarakat masih tetap waspada atas getaran tersebut meskipun warga sebagian merasa kaget dan mereka juga telah melakukan aktifitas seperti biasa," kata, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Pangandaran (DPKPBD) Nana Ruhena, Minggu (9/12).

Nana mengatakan informasi dari BMKG gempa bumi tersebut berkekuatan 5.0 Skala Richter terjadi pada pukul 09.50 WIB, Lok 9.12 LS,108.48 BT (160 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran-Jabar) kedalamam 10 Km, tidak berpotensi tsunami. 

Menurutnya semua petugas telah melakukan pengecekan terutama rumah penduduk. Akan tetapi sampai saat ini belum ada laporan terutama kerusakan rumah yang dimiliki oleh masyarakat.

"Memang gempa tersebut dirasakan oleh warga di Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar tapi getarannya kecil. Untuk laporan kerusakan sampai sekarang ini masih dalam pengecekan para petugas dari DPKPBD. Untuk kondisi air laut yang dilaporkan petugas kondisinya masih normal dan sekarang ini masih banyak nelayan melakukan aktivitasnya seperti biasa mencari ikan tetapi mereka tetap waspada," ujarnya.

 

Baca juga: Puluhan Rumah di Bangka dan Basel Terendam Banjir Satu Meter

 

Selain itu, Nana mengungkapkan saat terjadi gempa yang melanda pantai Pangandaran, alat berupa Early Warning System (EWS) telah berbunyi setelah adanya getaran. Namun setelah beberapa menit, bunyi EWAS tersebut tidak berlangsung lama. 

Masyarakat yang berada di sepanjang pantai harus tetap waspada. Meskipun sekarang ini mereka masih melakukan aktifitasnya seperti biasa.

"Untuk kondisi sekarang ini tidak ada kerusakan rumah dan gelombang air laut masih dalam kondisi normal. Tetapi alat yang selama ini dipasang berada di Pantai Pangandaran. Memang (EWS) telah berbunyi tapi alat tersebut hanya bisa menerima getaran saja. Para petugas masih tetap melakukan upaya pengecekan di setiap rumah," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More