Kampus Harus Punya Lembaga Sertifikasi Profesi

Penulis: (Ant/Bay/H-3) Pada: Jumat, 07 Des 2018, 05:35 WIB Humaniora
Kampus Harus Punya Lembaga Sertifikasi Profesi

MI/Susanto

KEMENTERIAN Riset, Teknologi, dan Pendidikan meminta agar perguruan tinggi memiliki lembaga sertifikasi profesi sesuai dengan bidang studinya. Dengan sertifikasi itu, para lulusannya memiliki standar kualitas yang sama sesuai kebutuhan dunia usaha.

"Menekan pengangguran adalah dengan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan (kebutuhan) dunia usaha. Misalnya, perguruan tinggi juga harus punya lembaga sertifikasi profesi sesuai dengan bidangnya masing-masing," kata Menristek-Dikti M Nasir di Pendopo Gubernur Banten, kemarin.

Ia mengatakan, kemajuan ekonomi digital menuntut pekerja terampil karena itulah dunia kerja saat ini membutuhkan banyak lulusan bidang sains dan teknologi. Sebaliknya, lulusan ilmu sosial kini mengalami oversuplai dan tak terserap di pasar tenaga kerja.

"Saya telah moratorium (prodi) pendidikan, sosial. Kemudian sains, engineering, matematika harus didorong agar mampu melakukan berbagai inovasi teknologi," kata Nasir.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2018 sebanyak tujuh juta orang atau sebesar 5,34% dari total angkatan kerja. Yang mengejutkan, tingkat pengangguran terbuka tertinggi berasal dari jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) sebesar 11,24%.

Sebagai solusi, Nasir menilai, mutu pendidikan vokasi di tingkat SMA/SMK harus ditingkatkan serta dibangun akademi komunitas berbasis perdesaan. Politeknik di daerah-daerah pun perlu diperbanyak.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad, mengatakan pihaknya berupaya membuka peluang kelas industri di SMK dengan kurikulum yang disesuaikan dengan perusahaan.

Soal revitalisasi SMK, Staf Ahli Mendikbud Bidang Inovasi Ananto Kusuma Seta mengingatkan dunia usaha mengambil peran penting di dalamnya. Bukan hanya siswa yang dirangkul, melainkan juga tenaga pengajarnya.

"Melalui kerja sama dengan dunia usaha, kita bisa inline- kan dengan kurikulum," katanya saat acara Apresiasi SMK Link and Mach dan Industri Unggulan di SMK Negeri 26 Jakarta, kemarin. Acara itu turut melibatkan PT Astra Internasional.

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More