Brendon Urie Ingin Rambah Musik Metal

Penulis: Cecylia Rura Pada: Rabu, 05 Des 2018, 16:00 WIB Hiburan
Brendon Urie Ingin Rambah Musik Metal

AFP/Valerie MACON

PENTOLAN Panic! At The Disco Brendon Urie tampaknya akan menyuguhkan warna musik baru di masa mendatang. Setelah memberikan sentuhan pop-rock khas dalam singel High Hopes di album Pray for the Wicked, Urie menyampaikan keinginannya merambah genre musik baru.

"Saya selalu merasa seolah-olah saya harus lebih beragam. Ya, semua album Panic! At The Disco memang terdengar berbeda dan memiliki getaran mereka sendiri, estetika, dan citra mereka sendiri, tetapi saya masih merasa dapat berbuat lebih," papar Urie dalam wawancara bersama Rock Sound.

Tidak hanya dari warna berbeda di setiap album, Urie merasa perpindahan dari lagu ke lagu dalam album memiliki perubahan yang cukup signifikan. Urie mengungkapkan ketertarikan meramu genre metal. Eksperimen ini pernah dilakukan dalam singel lama The Calendar.

"Saya ingin melakukan proyek khusus di musik metal. Sebenarnya saya baru memainkan sesuatu bersama rekan band, sebuah lagu lama berjudul The Calendar. Saya membuat versi metal di beberapa tahun lalu. Itu seperti 90 menit yang menyenangkan," kata Brendon.

Baca juga: Judas Priest Undang Jokowi Hadiri Konser di Jakarta

Ia belum bisa memastikan apakah ke depan genre musik Panic! At The Disco akan dibawa ke ranah metal. Namun, ia sedikit menggoda penggemar bahwa The Calendar versi metal akan dipublikasikan melalui platform musik.

"Mungkin saya akan mengunggahnya di SoundCloud dalam waktu dekat," kata Urie.

Sebelum kembali sukses mengangkat Panic! At The Disco sebagai personel tunggal, Urie sempat mengungkapkan pengalaman depresi ketika ditinggal rekan seperjuangannya di band tersebut.

"Saya terkadang berdiam di rumah dalam beberapa minggu," ungkap sang vokalis saat para personel meninggalkan Panic! At The Disco pada 2009. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More