Mendagri Risau Banyak Pejabat Berorientasi Proyek

Penulis: Irvan Sihombing Pada: Kamis, 15 Nov 2018, 13:22 WIB Politik dan Hukum
Mendagri Risau Banyak Pejabat Berorientasi Proyek

MI/ROMMY PUJIANTO

MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku risau dengan banyaknya pejabat eselon II dan eselon III di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang lebih berorientasi proyek.

"Saya mau mereshuffle banyak eselon I dan II di Kemendagri. Saat tes, wah geger. Ternyata mayoritas eselon II dan III di Kemendagri ini orientasinya, jabatannya, proyek," kata Tjahjo di Ballroom Shangri-La Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/11).

Ia menyampaikan itu saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Camat Regional III.

Peserta berjumlah 600 camat dari 175 Kab/Kota Provinsi Regional III (Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara).

Menurut Tjahjo, reshuffle sempat menemui kendala karena ternyata para pejabat tidak memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Orang-orang yang harusnya tepat duduk di eselon II, yang dia tepat duduk di eselon I, tidak mengikuti pendidikan. Selama ini yang dikejar dapat jabatan dapat proyek," keluh menteri asal PDI Perjuangan itu.

Baca juga: Mendagri Minta Bupati Indramayu Tetap Bekerja

Ia berharap para camat tidak mengikuti jejak pejabat yang hanya fokus mengejar proyek.

Menurut dia, camat harus punya cita-cita mengembangkan diri. Kalau perlu naik level menjadi kepala daerah seperti bupati/wali kota hingga gubernur.

"Jadi camat harus punya impian. Bung Karno pernah mengatakan setiap manusia, setiap pemimpin harus punya imajinasi. Dengan imajinasi, pasti ada konsep. Dengan ada konsep, dia pasti bisa melaksanakan. Indonesia adalah negara yang tumbuh karena perbuatan," tutur Tjahjo.

Kalaupun tidak bercita-cita menjadi kepala daerah, camat harus punya impian untuk memajukan wilayah yang mereka pimpin.

"Minimal impian untuk memajukan kecamatan, membangun daerah dengan baik, membangun persatuan dan kesatuan. Sila-sila Pancasila harus dijabarkan dan diimplementasikan. Pasti akan aman, akan gotong-royong negara ini," tutupnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More