Jumat 09 November 2018, 12:30 WIB

Tesis Stephen Hawking dan Kursi Rodanya Terjual Rp14,6 Miliar

Antara | Internasional
Tesis Stephen Hawking dan Kursi Rodanya Terjual Rp14,6 Miliar

REUTERS/Lucas Jackson/File Photo
Fisikawan Stephen Hawking duduk di panggung saat pengumuman inisiatif "Breakthrough Starshot" dengan investor Yuri Milner di New York, 12 April 2016.

 

SEBUAH kursi roda bermotor yang digunakan oleh mendiang fisikawan Inggris Stephen Hawking terjual pada sebuah lelang, Kamis (8/11), serta disertasinya terjual seharga US$1 juta atau sekitar Rp14,6 miliar.

Kursi roda berwarna merah tersebut laku senilai hampir 300.000 pound (US$391,740.00) sementara harga disertasinya terjual hampir dua kali lipat dari perkiraan awal pada penjualan untuk mengumpulkan uang amal tersebut.

Terkenal karena karyanya menjelajahi asal-usul alam semesta, Hawking meninggal pada bulan Maret pada usia 76 setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya terbatas pada kursi roda dengan penyakit motor neuron.

Beberapa barang-barangnya termasuk esai, medali, penghargaan dan salinan bukunya "Brief History of Time" yang ditandatangani dengan cap jempol dijual online pada hari Kamis bersama surat dan manuskrip milik Isaac Newton, Charles Darwin dan Albert Einstein.

Disertasi Hawking 117 halaman, "Properties of expanding universes" dari tahun 1965 dijual seharga 584.750 pound, jauh dari perkiraan awal sekitar 150.000 pund.

Medali dan penghargaan dijual seharga 296.750 poundsterling, di atas perkiraan 15.000 poundsterling, sementara kursi roda bermotor merah dijual seharga 296.750 poundsterling, juga dibandingkan dengan perkiraan 15.000 poundsterling.

Rumah Lelang Christies menggelar lelang online sembilan hari yang disebut "On the Shoulders of Giants" untuk mengumpulkan uang untuk Stephen Hawking Foundation dan Asosiasi Penyakit Motor Neurone.

Ia juga menawarkan para penggemar fisikawan yang dikenal karena synthesizer suara elektroniknya itu kesempatan untuk membeli sebagian dari harta miliknya.

"Stephen Hawking adalah kepribadian yang sangat besar di seluruh dunia. Dia memiliki kemampuan luar biasa untuk terhubung dengan orang-orang," kata Thomas Venning, kepala Departemen Buku dan Manuskrip di rumah lelang Christie London, kepada Reuters menjelang acara tersebut. (OL-3)

Baca Juga

AFP/ANGELA WEISS

Virus Covid-19 Ubah Wajah New York

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 01 April 2020, 17:25 WIB
Ruma sakit darurat disiapkan di Central Park New York dan di wisma turnamen tenis AS karena jumlah kematian di As sudah melewati...
Antara/Aswaddy Hamid

Malaysia Lockdown, WNI Buruh Harian Paling Terdampak

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 01 April 2020, 17:19 WIB
Setelah Malaysia memberlakukan lockdown, WNI yang bekerja sebagai buruh harian dinilai paling...
AFP

Kasus Virus Korona Tanpa Gejala Bermunculan di Tiongkok

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 01 April 2020, 16:37 WIB
Tiongkok, pada Rabu (1/4), mengatakan memiliki lebih dari 1.300 kasus virus korona tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya