Jumat 09 November 2018, 01:40 WIB

PNS Dinkop Terlibat Joki CPNS

(LN/N-3) | Nusantara
PNS Dinkop Terlibat Joki CPNS

Lina Herlina

 

PETUGAS kepolisian menangkap dua pelaku perjokian tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM. Keduanya merupakan buruan aparat karena telah masuk daftat pencarian orang (DPO). Satu dari dua DPO joki tersebut ternyata PNS.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, kepada wartawan, kemarin, menjelaskan, kedua DPO yang tertangkap itu, yakni M Rusnan, 30, dan Andi Slamet alias Memet, 28. Keduanya tertangkap di rumah masing-masing. Rusnan warga Biringkanaya dan Memet warga Bontoala.

"Rusan diketahui sebagai pegawai swasta, sementara Memet tercatat sebagai PNS di Dinkop (Dinas Koperasi) Kota Makassar," jelas Dicky.

Menurut Dicky, peran dari Rusnan dan Memet ialah membuat identitas palsu. Identitas tersebut dipakai para joki untuk masuk ke ruang menggantikan peserta asli mengikuti tes tertulis CPNS. Dari penyelidikan petugas, ungkap Dicky, keduanya merupakan bagian dari jaringan nasional yang sudah bekerja bertahun-tahun. Mafia ini memiliki peran masing-ma-sing.

Ada yang berperan sebagai joki, ada yang berperan sebagai pembuat identitas palsu, dan ada yang berperan sebagai broker atau calo.

Memet, jelas Dicky, mengaku perannya hanya sebagai pembuat identitas palsu. Dari hasil kerjanya ini, dia dibayar Rp75 juta untuk tiga orang. Kedua pelaku disangkakan Pasal 263 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP yang merupakan tindak pidana pemalsuan surat dan menggunakan surat palsu dan atau turut serta melakukan kejahatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun.

Sebelumnya, polisi sudah mengamankan enam orang, yakni empat joki, satu calo, dan satu peserta tes CPNS. "Dengan ditangkapnya dua orang tersebut, masih ada tujuh pelaku jaringan ini yang masuk daftar DPO. Kami terus mengejar mereka dan mengungkap mafia ini," janji Dicky.

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan

Pegawai Positif Korona, Dindukcapil Temanggung Tunda Layanan

👤Toshi Wicaksono 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:25 WIB
Layanan tatap muka di Dindukcapil hanya dibatasi 30 antrean per hari untuk menghindari...
MI/ARDI TERISTI

Sri Sultan Minta Warga Waspadai Dampak Angin Kencang

👤Ardi Teristi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:05 WIB
Kerawanan bencana akibat angin kencang berpotensi terjadi di...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Ribuan Masker Sehat Produksi UMKM Disumbangkan untuk Warga Pantai

👤Sol Mi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 15:36 WIB
Setiap masker yang diserahkan pelaku UMKM dikompensasi sebesar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya