Jumat 09 November 2018, 01:25 WIB

Madura Butuh Penanganan Khusus

(FL/N-3) | Nusantara
Madura Butuh Penanganan Khusus

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

 

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim meminta Pemprov Jatim membuat lembaga khusus bagi Madura. Tugasnya membuat strategi agar perekonomian Madura segera terangkat dan warganya sejahtera.

"Lembaga ini bisa berisi para bupati di Madura dan Pemprov Jatim, merumuskan bagaimana membangun Madura," kata Anggota Komisi D DPRD Jatim, Aliyadi, di Surabaya, kemarin.

Menurutnya, dengan dibentuk oleh Pemprov Jatim, upaya memajukan Madura menjadi efektif sebab ditangani orang Jatim yang lebih paham detail Madura seperti apa. Selama ini, pembangunan kawasan Suramadu ditangani Badan Pembangunan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) yang dinilai gagal total dan tidak jelas apa yang sudah dilakukan.

"Makanya saya cukup lama berteriak-teriak agar BPWS dibubarkan saja anggaran miliaran rupiah tapi kinerjanya enggak jelas, untuk apa, dan apa yang dikerjakan. Maka bubarkan saja," kata Alyadi.

Aliyadi mengakui, banyak kendala agar Madura mampu segera mengangkat perekonomiannya. Salah satunya ialah SDM karena tidak semua masyarakat siap menerima masuknya investor. Apalagi, investor asing di sana. "Masih ada sebagian yang belum bisa menerima investor terutama asing. Mereka takut kultur dan budaya yang sarat dengan nilai-nilai agamais akan terkikis dan terganggu," ungkap Alyadi.

Soal SDM ini, menurutnya, menjadi masalah tersendiri. Hal penting yang butuh di bangun di Madura, sering menjadi ketakutan. Akibatnya ditolak. "Contohnya soal listrik, Madura itu kan butuh listrik, maka muncullah rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir, tapi mereka karena takut terus terjadi seperti kejadin di Jepang , Soviet, dan tempat lainnya, mereka menolak rencana itu," katanya.

Karena itu, Alyadi berharap semua stakeholders, pejabat, ulama, kiai, dan tokoh masyarakat bersama memberi pemahaman kepada masyarakat Madura agar bisa memahami kebutuhan untuk kemajuan Madura.

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan

Pegawai Positif Korona, Dindukcapil Temanggung Tunda Layanan

👤Toshi Wicaksono 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:25 WIB
Layanan tatap muka di Dindukcapil hanya dibatasi 30 antrean per hari untuk menghindari...
MI/ARDI TERISTI

Sri Sultan Minta Warga Waspadai Dampak Angin Kencang

👤Ardi Teristi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:05 WIB
Kerawanan bencana akibat angin kencang berpotensi terjadi di...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Ribuan Masker Sehat Produksi UMKM Disumbangkan untuk Warga Pantai

👤Sol Mi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 15:36 WIB
Setiap masker yang diserahkan pelaku UMKM dikompensasi sebesar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya