Kesehatan Gigi Masyarakat Indonesia Mengkhawatirkan

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Minggu, 04 Nov 2018, 20:15 WIB Humaniora
Kesehatan Gigi Masyarakat Indonesia Mengkhawatirkan

ANTARA/Aji Styawan

HASIL riset kesehatan dasar (riskesdas) menunjukan kondisi kesehatan gigi masyarakat Indonesia cenderung tidak baik. Dari hasil survei kesehatan yang melibatkan 2.132 dokter gigi itu didapat, 57,6% penduduk Indonesia mengakui mengalami masalah gigi dan mulut dan hanya 10,2% yang mendapat penanganan medis gigi.

Kepala Bidang Upaya Kesehatan Masyarakat Kemenkes Joko Irianto menyampaikan  provinsi yang memiliki masalah kesehatan gigi paling besar yaitu Sulawesi Tengah 75,3% dan hanya 8,2% yang mendapat pelayanan dari tenaga medis gigi.

Ia menuturkan masalah kesehatan gigi erat kaitannya dengan perilaku menyikat gigi secara benar. Sementara itu, dari riskesdas diketahui proporsinya sangat kecil yakni 2,8% penduduk Indonesia berusia tiga tahun ke atas yang menyikat gigi secara benar.

"Prevalensi gigi karies atau berlubang pada anak dan dewasa juga cukup tinggi," ujarnya saat peluncuran hasil Riskesdas 2018 di Kementerian Kesehatan, Jakarta pada Jumat (2/11).

Ia mengatakan prevalensi gigi berlubang pada anak usia dini sangat tinggi yakni 93%, artinya hanya 7% anak Indonesia yang bebas dari karies gigi.

Baca juga: Sering Makan Pempek, Kasus Karies Gigi di Palembang Cukup Tinggi

Jumlah itu masih jauh dari target Badan Organisasi Dunia (WHO)  yang menginginkan 50% anak usia 5-6 tahun bebas dari karies gigi. Adapun rata-rata karies gigi pada anak usia 5-6 tahun sebanyak 8 gigi ataupun lebih.

"Perlu upaya promotif preventif untuk menurunkan angka kepenyakitan gigi dan mulut. Salah satunya memperbaiki cara menyikat gigi. Harusnya waktu menyikat gigi yang dianjurkan yakni setelah sarapan pagi dan pada malam sebelum tidur," kata Joko.

Ia mengatakan kondisi karies gigi pada anak nantinya akan berpengaruh ketika mereka dewasa. Hal itu ditunjukan pula dari hasil riskesdas, untuk penduduk usia 35 hingga 44 tahun, rerata ada 7 gigi pada orang dewasa yang mengalami masalah atau berlubang.

Pengumpulan data riskesdas dilakukan pada 300 ribu sampel rumah tangga (1,2 juta jiwa). Hasilnya menggambarkan data dan informasi yang memperlihatkan wajah kesehatan di Indonesia. Data tersebut, akan dijadikan acuan untuk menyusun rencana kerja dari pembangunan nasional ataupun rencana strategis kesehatan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More