Selasa 23 Oktober 2018, 07:30 WIB

Dua Kali Mangkir, Rizal Ramli Diminta Penuhi Panggilan Polisi

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Dua Kali Mangkir, Rizal Ramli Diminta Penuhi Panggilan Polisi

ANTARA/Aprillio Akbar

 

WAKIL Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim meminta mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli (RR) memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Rizal sudah dua kali mangkir dari pemeriksaan.

"Saya mendapat info bahwa hari ini panggilan kedua. Panggilan petama RR itu pada 8 Oktober 2018. Entah kenapa beliau tidak datang," kata Hermawi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/10).

Keterangan Rizal, kata Hermawi, dibutuhkan penyidik untuk membuat terang kasus. Ia percaya penyidik bisa profesional menangani laporan terhadap Rizal Ramli.

"Kita berharap semua sesuai dengan prosedur, RR sportif datang mau diperiksa supaya ada progres dan cepat ketahuan siapa yang benar dan tidak benar," ungkap dia.

Hermawi berharap kasus Rizal Ramli bisa jadi pembelajaran bagi publik. Setiap orang, kata dia, harus bisa hati-hati dalam memberikan pernyataan.

"Yang sekolah itu bukan cuma otak, mulut juga sekolah," tegasnya.

Hermawi mengaku sengaja datang ke Polda Metro Jaya untuk mengecek perkembangan laporannya terhadap Rizal Ramil. Menurut dia, sikap ini wajar dilakukan seorang pelapor.

Baca juga: Laporan terhadap Rizal Ramli merupakan Pendidikan Politik

Rizal dilaporkan Ketua Badan Advokasi Hukum DPP Partai NasDem Taufik Basari ke polisi karena mengeluarkan pernyataan tentang impor garam dan gula yang berlebih dari kuota seharusnya. Ia menyebut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai biang kerok masalah ini.

Namun, Rizal menuding Presiden Joko Widodo tidak berani menegur Enggar yang berasal dari Partai NasDem. Alasannya, kata Rizal, Jokowi sungkan dengan Surya Paloh yang merupakan ketua umum Partai NasDem.

Komandan Komando Strategis NasDem (Konstranas) Syahrul Yasin Limpo menilai pernyataan Rizal adalah fitnah keji yang tak berdasar. Pernyataan yang dikeluarkan di beberapa media itu dinilai bertujuan membunuh karakter Surya Paloh.

"Saudara RR juga telah merendahkan martabat Presiden Jokowi dengan menggambarkan sosok yang mudah ditekan pihak lain," kata Syahrul. (Medcom/OL-2)

Baca juga: NasDem Kawal Kasus Rizal Ramli Hingga Pengadilan

Baca Juga

MI/ BARY FATHAHILAH

Yudi Latif: Negara Berketahanan Budaya Mampu Atasi Pandemi

👤Antara 🕔Rabu 08 Juli 2020, 06:37 WIB
Pandemi covid-19 harus dijadikan pelajaran yang cukup berharga untuk memperkuat identitas nasional secara kolektif karena di balik musibah...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Penerimaan CPNS Tahun ini Ditiadakan

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 08 Juli 2020, 05:50 WIB
Ketiadaan penerimaan CPNS 2020 itu juga berlaku untuk sekolah kedinasan, terkecuali sekolah khusus Badan Intelijen Negara...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Digitalisasi TV Misi Besar Pemerintah

👤Media Indonesia 🕔Rabu 08 Juli 2020, 05:45 WIB
Digitalisasi sektor penyiaran ini merupakan keniscayaan yang menjadi bagian dari misi besar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya