LRT Siap Beroperasi Penuh

Penulis: (DW/UL/JI/N-3) Pada: Rabu, 17 Okt 2018, 04:30 WIB Nusantara
LRT Siap Beroperasi Penuh

ANTARA FOTO/INASGOC/Septianda Perdana

KENDATI belum seluruh stasiun light rail transit (LRT) di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) siap. Dipastikan LRT siap beroperasi akhir tahun ini. Dari 13 stasiun yang ada, sudah 12 stasiun yang bisa digunakan masyarakat. Adapun satu stasiun yakni Stasiun Garuda Dempo yang berada di Jl Kolonel Burlian, menunggu penyelesaian tahap akhir.

“Satu stasiun belum beroperasi di Korem Garuda Dempo. Kita kejar waktu pada 18 Oktober ini. Insya ­Allah bisa dipakai,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Nelson Firdaus, Selasa (16/10).

Ia mengatakan, berdasar laporan pejabat pembuat komitmen (PPK)  LRT Sumsel dari Kementerian Perhubung-an, saat ini pada Stasiun Garuda Dempo sedang tahapan pembuatan tangga, eskalator, dan pemasangan lift. Adanya keterlambatan penyelesai-an ini karena keterlambatan proses pembebasan lahan. “Kami yakin ini bisa diselesaikan segera. Sebab, tidak ada lagi masalah,” kata Nelson.

Selain fokus penyelesaian LRT yang tersisa sekitar 2% ini, Dinas Perhu-bungan juga sedang berdiskusi dengan Pemkot Palembang. Khususnya terkait feeder angkutan kota. Semua rute angkutan kota dalam provinsi akan diatur melintasi stasiun LRT.

Masih terkait infrastruktur, proyek pekerjaan kereta api Trans-Sulawesi, dipastikan terus berlanjut. Pada progres tahap pertama dan kedua sudah mencapai 90%. Saat ini pekerjaan berlanjut pada tahap ketiga.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapi-an wilayah Jawa bagian Timur, Nur Setiawan Sidik menjelaskan, khusus untuk tahap ketiga, pekerjaan akan masuk di daerah Pangkep dan Maros, dengan panjang sekitar 64 km.

“Tahap tiga kita lanjut Pangkep dan Maros sekitar 64 km. Tahap pertama sekitar 47 km. Jadi total sekitar 110 km yang akan kita sentuh dengan anggaran yang tersedia,” kata Setiawan, di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), kemarin.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, mengatakan pihaknya sedang mendorong percepatan pembangunan tersebut. Ia mengaku akan berkoordinasi dengan kepala daerah yang dilintasi rel kereta api.

“Supaya kereta bisa cepat dimanfaatkan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, fly over (FO) Jalan Kretek di Brebes, Jawa tengah, yang kerap menimbulkan kecelakaan dan menimbulkan korban jiwa, bakal dibenahi. Demikian kesepakan dari kunker anggota DPR Komisi XI, Muhamad Prakosa, bersama anggota BPK Rizal Kholid dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Semarang, Akhmad Cahyadi.

“Kita ingin menampung banyak aspirasi dari warga sehingga nantinya penyelesaian akan lebih produktif,” ujar Prakosa.

Akhmad Cahyadi, juga berjanji akan melanjutkan langkah-langkah pembangunan FO Kretek. “Jalan setelah fly over ini akan kita luruskan dan lebarnya akan disesuaikan. Pembebasan lahan untuk jalur penyelamat dianggarkan pada 2019,” tandasnya. (DW/UL/JI/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More