Jumat 12 Oktober 2018, 17:50 WIB

Tak hanya Pusat Wisata, Bali telah Menjelma sebagai Pusat Bisnis Dunia

Ghani Nurcahyadi | Nusantara
Tak hanya Pusat Wisata, Bali telah Menjelma sebagai Pusat Bisnis Dunia

Ist

 

NUSA Dua merupakan contoh kawasan wisata dan bisnis khusus yang berada di daerah selatan Bali. Kawasan ini dikelola Indonesia Tourism Development Center (ITDC) yang merupakan salah satu pengembangan destinasi pariwisata terbaik di Asia Tenggara saat ini.

Hotel dan resor berbintang yang menawarkan kemewahan, pusat perbelanjaan, museum, pusat budaya, padang golf, dan juga rumah sakit, menjadikan kawasan ini menjadi destinasi sempurna dari berbagai kegiatan, bisnis, dan pertemuan dunia.

Sebagai lokasi wisata dan bisnis internasional, Nusa Dua memiliki standar keamanan yang tinggi, akomodasi bintang 5 dan layanan berkelas internasional. Lokasinya sangat strategis. Dengan akses yang sangat mudah. Hanya 10 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai melalui Tol Bali Mandara. Sekitar 20 menit dari Kuta dan 15 menit dari Jimbaran yang dilalui Jalan By Pass Ngurah Rai.

Menjadi tuan rumah penyelengaraan ajang besar Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Kelompok Bank Dunia 2018 dan berbagai acara berskala international, menjadikan The Nusa Dua bukan hanya sebagai tempat wisata.

Namun lebih dari itu, The Nusa Dua juga akan menjadi pusat bisnis internasional. Bukan hanya Jakarta yang dikenal sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi Indonesia, melainkan juga Nusa Dua yaitu kawasan pariwisata di Pulau Bali yang kerap dinobatkan sebagai tempat wisata populer dunia, sekaligus arena konferensi internasional.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer, mengatakan, untuk terus mendukung kebutuhan pasar bisnis international di Nusa Dua, pihaknya senantiasa melakukan terobosan. ITDC menjalin kerja sama dengan perusahaan swasta untuk mengadakan perkantoran berkelas dunia yaitu CREA Premium Office yang terdiri atas 4 lantai di atas lahan seluas 6.070 meter persegi.

Dilengkapi fasilitas Premium Satelite Airport, konsulat, service, co-working space, virtual office, business center, digital printing, dan berbagai fasilitas penunjang lain, bagi pelaku bisnis kreatif yang berada di dalam kawasan maupun di luar kawasan.

Gedung perkantoran eksklusif pertama di Bali ini dibangun dengan konsep cyber resort office dan dilengkapi dengan information communication technology yang beroperasi selama 24 jam, untuk mengatasi perbedaan zona area dan waktu. Hal ini akan memudahkan pelaku usaha industri kreatif melakukan interaksi dengan pelaku internasional.

"Dengan potensi pasar yang besar dan pertumbuhan perusahaan startup yang terus menggeliat, maka Indonesia mempunyai daya tarik tersendiri di mata investor. Kehadiran CREA Premium Office di Bali menjadi pelengkap yang sempurna untuk mengakomodasi perusahaan lokal maupun internasional," kata Abdulbar dalam keterangannya, Jumat (12/10). (RO/OL-1)

Baca Juga

dok.mi

Kasus Positif Covid-19 di Bali Trennya Menurun

👤Ruta Suryana/Arnold Dae 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 16:55 WIB
KASUS positif covid-19 di Bali dalam sepekan terakhir cenderung menunjukkan tren...
Istimewa

LSI Prediksi Petahana di Pilkada Sulut Sulit Dikalahkan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 16:40 WIB
JIKA tidak ada kejadian luar biasa, pasangan petahana Olly – Steven sulit dikalahkan pada Pilkada Sulut pada 9 Desember...
dok.mi

Pertumbuhan Ekonomi Sumut Tahun Ini Mentok di 1,6 Persen

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 16:30 WIB
PEMPROV Sumatera Utara (Sumut) memproyeksikan pertumbuhan ekonominya tahun ini, maksimal diangka 1,6 persen. Rendahnya target itu akibat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya