Jumat 12 Oktober 2018, 02:30 WIB

Layanan Kesehatan Haji RI Raih Penghargaan

(Ind/H-1) | Humaniora
Layanan Kesehatan Haji RI Raih Penghargaan

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

 

PENYELENGGARAAN kesehatan haji Indonesia tahun ini dinilai baik oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Hal itu ditandai dengan pemberian tiga penghargaan dari pemerintah Arab Saudi kepada Kementerian Kesehatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengatakan peran dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota, dan puskesmas sangat penting dalam melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan jemaah haji. Apalagi, dari 221 ribu jemaah haji 1439 H/2018 M, 65,5% di antara mereka masuk kategori berisiko tinggi. Jumlah itu 6.186 orang lebih banyak daripada 2017, atau sekitar 2,1%.

“Target pemeriksaan dan pembinaan kesehatan jemaah haji 2018 dalam rencana strategi (renstra), yakni sebesar 75% telah terlampaui. Bahkan ada provinsi yang pemeriksaan kesehatan jamaah haji mencapai 100%,” ujar Menkes dalam acara Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Kesehatan Haji 1439 H/2018 M di Jakarta, Kamis (11/10).

Menkes menilai pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kesehatan jemaah haji sejak di Tanah Air hingga kembali juga sangat penting.

Pemeriksaan dan pembinaan tahap pertama dilakukan dinas kesehatan. Tahap kedua dilakukan kantor kesehatan pelabuhan embarkasi/debarkasi, sedangkan pemeriksaan tahap ketiga dilakukukan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Arab Saudi.
“Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut dapat terlihat dari data yang diperoleh tiga bulan sebelum keberangkatan jemaah haji ke Arab Saudi melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan,” ujar Menkes.

Tiga penghargaan yang diperoleh Kemenkes ialah pelayanan kesehatan terbaik diperoleh dari Komite Kantor Urusan Haji Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi. Kemudian penghargaan untuk pelayanan kesehatan dari Direktur Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi, dan penghargaan atas upaya promotif preventif kesehatan jemaah haji dari Direktur Pengobatan Klinis Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi. (Ind/H-1)

Baca Juga

Antara

Big Data Pendidikan Harus Pertimbangkan Kedaulatan Negara

👤Ihfa Firdausya 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 18:35 WIB
Penggunaan big data di dunia pendidikan bisa dipakai untuk memprediksi arah perjalanan bangsa, di mana kekuatannya, dan...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Bio Farma Targetkan Suntik 100 Relawan per Hari

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 18:20 WIB
Relawan yang terdaftar sampai hari ini baru 1.451 dari target 1.620...
ANTARA

Perubahan Perilaku Kunci Memutus Rantai Penularan Covid-19

👤Antara 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 18:00 WIB
Doni Monardo mengatakan bahwa implementasi daripada perubahan perilaku untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut adalah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya