Jumat 14 Agustus 2015, 00:00 WIB

Anggota DPR tak Setuju Garuda Beli Pesawat Baru

Annisa Ayu Artanti | Ekonomi
Anggota DPR tak Setuju Garuda Beli Pesawat Baru

MI/Susanto

 
Anggota Komisi VI DPR RI Primus Yustisio menyatakan ketidaksetujuannya terkait rencana pembelian pesawat Airbus A350 pesawat oleh PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Primus mengatakan kesamaan cara pandang dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli terkait hal ini. Meski dia mengakui seharusnya bukan Menko Maritim yang bicara.

"Saya belum ada pembahasan soal itu (rencana pembelian pesawat Garuda). Saya kebetulan di Komisi VI, komisi BUMN. Tidak usah Menko Maritim yang bicara, saya sendiri juga tidak setuju," kata Primus di Gedung MPR-DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Meskipun menurutnya, Menko Maritim Rizal Ramli tidak tepat berbicara terkait hal tersebut lantaran lebih ke arah teknis. Ia mengungkapkan itu merupakan hal prerogratifnya sebagai pembantu Presiden.

"Itu seharusnya lebih ke menteri teknis. Menteri BUMN. Tapi untuk menyampaikan itu apakah koridor yang benar, memang hak prerogatif, tapi sebagai pembantu presiden memang mengingatkan semua pihak. Nanti kita lihat niat baiknya," ucap dia.

Sebagai informasi, usai serah terima jabatan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta Garuda Indonesia membatalkan pembelian pesawat baru. Ia takut Garuda akan bangkrut karena memborong 90 pesawat senilai Rp266 triliun. (Q-1)






Baca Juga

Lingkaran Survei Indonesia (LSI)

Ekonomi Warga Anjlok Selama Pandemi

👤Ins/X-7 🕔Rabu 08 Juli 2020, 05:32 WIB
Sebanyak 2/3 responden (74,8%) menyatakan keadaan ekonomi mereka lebih buruk, 22,4% menyatakan tidak ada bedanya, dan hanya 2,2% responden...
DOK BRI

Jamin Kredit UMKM, BRI Bersinergi dengan Askrindo dan Jamkrindo

👤S1-25 🕔Rabu 08 Juli 2020, 04:58 WIB
Hingga pertengahan Juni 2020, BRI telah melakukan restrukturisasi usaha dengan nilai mencapai Rp164,9 triliun, yang mayoritas ada di segmen...
Kementerian Keuangan RI/Riset MI-NRC

Alokasi Rp5 T untuk Kredit Modal Kerja

👤Mir/Des/X-11 🕔Rabu 08 Juli 2020, 04:47 WIB
Alokasi dananya sebesar Rp5 triliun melalui PT Jamkrindo dan PT Askrindo yang akan disalurkan perbankan kepada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya