Kamis 11 Oktober 2018, 17:25 WIB

MKD Didesak Segera Proses Laporan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
MKD Didesak Segera Proses Laporan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

MI/MOHAMAD IRFAN

 

ANGGOTA Komisi XI DPR Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno mengatakan, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) harus dengan segera memproses setiap laporan yang masuk. Termasuk aduan yang masuk ke MKD atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Fahri Hamzah, Fadli Zon, Rachel Maryam, dan Mardani Ali Sera.

"Untuk pengaduan ke MKD, siapapun yang mengadukan memang harus dilakukan dengan cepat. Harus dilakukan dengan adil dan proporsional," ujar Hendrawan, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/10).

Hendrawan mengatakan, MKD harus bekerja dengan objektif dan proporsional. Tidak boleh berdasarkan rasa suka atau tidak suka. Juga tidak berdasarkan partai yang mereka pimpin saat ini.

"Karena sudah ada SOP nya yang jelas yang tegas. MKD jangan bekerja berdasarkan like and dislike. Atas dasar favoritisme. Saya kira itu tidak sehat kalau begitu. Kita harus bisa memproses setiap laporan dengan jernih dan dingin," ujar Hendrawan.

Sementara itu, saat ini MKD masih melakukan proses verifikasi aduan yang masuk atas 4 anggota DPR tersebut. Di mana aduan yang masuk adalah dari komunitas Advokat Pengawal Konstitusi.

Wakil koordinator Advokat Pengawal Konstitusi, Jeppri Silalahi, mengatakan, MKD harus menindaklanjuti laporan mereka. Karena tindakan yang dilakukan keempatnya sudah salah, mereka mengangkangi hukum dengan skenario politik.

Jeppri mengatakan, sebagai advokat, menjaga dan memastikan hukum dimanfaatkan dan tidak dianggap remeh adalah wajib dilakukan. Dalam kasus Ratna, anggota dewan telah melakukan kesalahan dengan menganggap remeh hukum dan polisi.

"Mereka merasa polisi bukan tempat yang tepat dan mampu menyelesaikan kasus pengeroyokan Ratna," ujar Jeppri. (OL-4)

Baca Juga

 MI/Susanto

Peran dan Kewenangan Lemah, BPIP Butuh UU

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 11:34 WIB
Kondisi Indonesia pascareformasi cukup memprihatinkan. Banyak dari generasi muda yang tak mengetahui makna...
ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Harap Dukungan Masyarakat

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 11:08 WIB
KPU meyakini capaian target partisipasi pemilih dalam Pilkada 2020 dapat...
MI/M Soleh

Pengamat: Yang Bantu dan Lindungi Djoko Tjandra Harus Dihukum

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 11:00 WIB
Semua pihak yang membantu dan melindungi buronan cassie Bank Bali Djoko Tjandra mesti mempertanggungjawabkannya di muka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya