Singel Terbaru Super Junior Kuasai Posisi Teratas Tangga Lagu Itunes

Penulis: Cecylia Rura Pada: Rabu, 10 Okt 2018, 15:30 WIB Hiburan
Singel Terbaru Super Junior Kuasai Posisi Teratas Tangga Lagu Itunes

INASGOC/Wahyudin

SUPER Junior berada pada posisi teratas dalam tangga lagu iTunes lewat singel terbaru mereka berjudul One More Time. Singel ini masuk dalam album mini terbaru mereka dan sebagai comeback Super Junior.

Menurut laporan Soompi, dalam beberapa jam sejak dirilis pada Senin (8/10), album One More Time merangkak ke posisi teratas dalam iTunes Top Album di beberapa negara. Album One More Time memuat lima nomor lagu.

Pada Selasa (9/10) waktu Korea Selatan, One More Time berada di tangga lagu teratas di beberapa negara di antaranya Meksiko, Argentina, Cyprus, Qatar, Kolumbia, Bolivia, Hong Kong, Indonesia, Macau, Thailand, Oman, Malta, Jepang, Ekuador, Chili, Panama, Vietnam, Malaysia, Arab Saudi, Filipina, El Salvador, Guatemala, Taiwan, Peru dan Dubai.

Untuk kali pertama, Super Junior membawakan lagu One More Time dalam aksi panggung mereka di MGM Cotai di Macau pada 8 Oktober 2018.

Boyband asal Korea Selatan itu ikut memeriahkan acara penutupan Asian Games 2018 pada 2 September 2018.

Setelahnya, Super Junior berkesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Iriana. Melalui akun resmi Super Junior, mereka mengunggah foto bersama Presiden dan Ibu Negara Indonesia pada 11 September 2018.

"Pertemuan antara Presiden dan Super Junior di Indonesia. Pada hari ini, Presiden Joko Widodo memberi pujian dan apresiasi terhadap penampilan Super Junior dalam upacara penutupan Asian Games 2018. Inilah yang disebut Diplomasi Super Junior," tulis keterangan tertulis dalam akun Instagram Super Junior, 11 September lalu. (Medcom/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More